Karnaval Budaya Malam Hari di Baubau Banjir Antusiasme, Ribuan Warga Padati Lintasan
Baubau – Suasana malam di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), dihiasi warna-warni kostum para peserta Karnaval Budaya dalam peringatan hari jadi ke-485 Kota Baubau sekaligus perayaan ke-25 tahun sebagai daerah otonom yang digelar pada Selasa (13/10/2026).
Berbagai kostum adat Buton, kreasi busana etnik, serta pertunjukan seni kontemporer ditampilkan sejumlah paguyuban, pelajar, komunitas seni, serta kontingen kecamatan.
Wali Kota (Walkot) Baubau, Yusran Fahim, mengatakan rangkaian kali ini dibungkus berbeda dari biasanya yang kebanyakan digelar siang hari.
“Kegiatan karnaval budaya seperti ini biasanya kita laksanakan di siang hari, akan tetapi kali ini kita adakan di malam hari dan kita lihat antusias dari masyarakat kita sangat besar,” ujarnya melalui keterangan resmi.
Antusiasme begitu terasa saat ribuan warga memadati lintasan karnaval sejak sore. Malamnya, gemerlap lampu hias dan nyala obor yang menghiasi jalannya pagelaran makin menambah semarak suasana.
Wakil Wali Kota (Wawalkot) Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, mengatakan keberhasilan penyelenggaraannya tidak luput dari partisipasi masyarakat. Ia berharap kegiatan tahun berikutnya dapat berlangsung lebih meriah lagi.
“Ini merupakan bukti dari kerja bersama bahwa pemerintah kota tidak melaksanakan sendiri, tetapi partisipasi dari masyarakat yang sangat simpati dan luar biasa, ini sangat berterima kasih dan insyaallah tahun depan kita bisa laksanakan lebih meriah lagi dan lebih baik,” jelas Wa Ode Hamsinah melalui keterangan resmi.
