Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kolaka

Kasus Pengeroyokan Pelajar SMP di Kolut Berakhir Damai

Kasus Pengeroyokan Pelajar SMP di Kolut Berakhir Damai
Pelajar SMP di Kabupaten Kolaka Utara inisial A diduga menjadi korban pengeroyokan siswa lain. Foto: Istimewa.

Kolaka Utara – Kasus pengeroyokan seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial A oleh tiga temannya berakhir damai setelah diselesaikan secara kekeluargaan. Insiden yang terjadi pada Kamis (13/11/2025) itu sempat viral setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial (medsos).

Dalam video, korban terlihat duduk menunduk sambil menahan sakit usai dipukul oleh tiga temannya.

Dari keterangan perekam, peristiwa bermula saat teman-teman korban menyuruhnya membeli rokok. Namun korban menolak untuk membeli rokok. Korban pun dianiaya.

“Terjadi lagi pemukulan di SMP Negeri 1 Lasusua, Kolaka Utara. Ini dipukul teman-temannya gara-gara disuruh beli rokok tapi tidak mau,” ujar seorang pria dalam video yang beredar.

Menindaklanjuti laporan dan viralnya video tersebut, pihak sekolah telah memanggil para pihak terkait, termasuk korban, pelaku, dan orang tua mereka untuk dimediasi.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kolut, Bripka Saenal, memastikan masalah telah dituntaskan tanpa proses hukum lanjutan. Ia mengatakan proses perdamaian berlangsung di lingkungan sekolah, Jumat (14/11) siang.

“Sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Saenal saat dikonfirmasi awak media, Jumat (14/11).

Atas kejadian yang menimpa A pada Kamis (13/11) itu, Saenal mengimbau pihak sekolah memperketat pengawasan serta mengedukasi siswa agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Pelajar SMP di Kolut Diduga Dikeroyok Teman Sendiri Gara-Gara Tolak Disuruh Beli Rokok

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten