KBST dan Duta Bahasa Sultra Ajak Pelajar Kendari Lindungi Bahasa Daerah dengan Produksi Konten Digital

Kendari – Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara (KBST) dan Duta Bahasa (Dubas) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan kegiatan Krida Duta Bahasa bagi Aktivis Sekolah Penggerak Literasi di SMKN 4 Kendari pada 8 – 9 Agustus 2024.
Kegiatan yang diikuti oleh 50 pelajar dari sekolah itu menerima materi seputar Pengutamaan Bahasa Negara dan Pelindungan Bahasa Daerah dengan metode pemberian pemahaman terkait kebahasaan dan produksi konten digital berbentuk video.
Pengampu Kegiatan tersebut, Febriani Rahayu, menjelaskan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kampanye Pengutamaan Bahasa Negara dan Pelindungan Bahasa Daerah kepada para siswa yang nantinya akan menjadi pemegang tongkat estafet kepemimpinan di masa yang akan datang.
“Jadi kami berusaha agar bagaimana caranya siswa-siswi SMK ini bisa mengampanyekan pengutamaan bahasa negara dan perlindungan bahasa daerah melalui konten-konten digital yang mereka produksi,” jelasnya kepada Kendariinfo, Jumat (9/8).
Nantinya pada hari pertama, para siswa akan menerima materi terkait dua isu utama tersebut. Kemudian pada hari kedua, para peserta akan mempraktikan materi yang telah mereka terima dengan output yakni konten digital dalam bentuk video kreatif.
“Kebetulan kami juga tetap menyisipkan isu perubahan iklim, jadi materi-materi hingga konten digital yang dihasilkan itu harapannya bisa berkaitan dengan isu itu,” tambahnya.
Selain di sekolah tersebut, KBST bersama Dubas Sultra juga melakukan hal yang sama di lima sekolah lainnya yang tersebar di Kota Kendari. KBST dan Dubas Sultra juga menyasar pelajar SMP dan mahasiswa dengan metode pendekatan yang berbeda.
“Kami juga sasar SMP dan mahasiswa. Kalau SMP pendekatannya dengan mendongeng, kalau untuk mahasiswa dengan pidato,” pungkasnya.





