Kecelakaan di Kotamara, Baubau, 2 Pemotor Tewas saat Dilarikan ke Rumah Sakit
Baubau – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor di kawasan wisata Kotamara, Kelurahan Wameo, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (13/3/2026), sekitar pukul 22.00 Wita.
Kasat Lantas Polres Baubau, Iptu Andi Burhanuddin, mengatakan tabrakan adu banteng itu menyebabkan dua pengendara meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit.
“Iya dua orang meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit,” kata Burhanuddin saat dikonfirmasi Kendariinfo, Senin (16/3/2026).
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dengan Honda Beat. Honda Scoopy dikendarai pemuda berusia sekitar 20 tahun yang berboncengan dengan temannya. Sementara Honda Beat dikemudikan seorang diri. Kedua kendaraan bertabrakan dari arah berlawanan di ruas jalan Kotamara.
“Pengendara Scoopy berboncengan, sedangkan Honda Beat tidak ada boncengan,” jelas Andi.
Ia menerangkan, sepeda motor Honda Beat melaju dari arah Pasar Wameo menuju Kotamara. Sementara motor Scoopy datang dari arah berlawanan hingga akhirnya terjadi benturan keras di tengah jalan. Meski begitu, polisi belum mengungkap identitas para pengendara dalam kecelakaan tersebut.
“Posisinya saat itu pengendara Scoopy hendak melanggar rambu lalu lintas, sehingga terjadi tabrakan dengan Honda Beat yang datang dari arah Pasar Wameo menuju Kotamara,” terangnya.
Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian depan. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, salah satu motor Honda Beat berwarna hitam terlihat hancur pada bagian stang dan bodi depan hingga komponen mesin tampak terbuka.
“Terjadi tabrakan, hancur motornya,” ujar seorang warga dalam rekaman video yang beredar di lokasi kejadian.
Warga dan pengendara yang melintas pun terlihat berhenti untuk memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan sebelum petugas kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas dari Unit Lakalantas Polres Baubau kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP sekaligus mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kecelakaan tersebut.
Dengan menggunakan mobil patroli bak terbuka, petugas bersama warga mengevakuasi kendaraan dari badan jalan untuk dibawa sebagai barang bukti. Sementara serpihan bodi motor tampak berserakan di aspal jalan kawasan wisata Kotamara yang saat itu cukup gelap.
