Keluarga Pasien BPJS Baubau Protes Penanganan di RSUD Bahteramas, Sebut Disarankan Jadi Pasien Umum
Kendari – Keluarga pasien asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), memprotes lambannya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Kota Kendari terhadap pasien rujukan pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Ayah pasien, Hasrad, mengaku kecewa karena anaknya yang berkali-kali memperoleh janji penanganan atas keluhan sakit pada bagian gigi. Kekecewaannya meluap setelah pasien dicek pada Sabtu (4/7/2026) dan hanya diberi jadwal kontrol pada Selasa (14/7).
“Masalahnya berapa kali anak saya pulang balik di rumah sakit hanya diberi janji terus. Terakhir disampaikan tanggal 3 Juli datang. Setelah tiba di Bahteramas, diberitahu sama dokternya datang pagi-pagi untuk dites. Setelah datang tadi pagi, bukannya ditindaklanjuti keluhannya, hanya dikasih jadwal kontrol tanggal 14 Juli,” beber Hasrad kepada Kendariinfo, Sabtu (4/7).
Hasrad mengaku makin kecewa karena setelah terus meminta kepastian penanganan, pihak rumah sakit justru menyarankan agar anaknya berobat sebagai pasien umum tanpa menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.
Demi memperoleh penanganan medis yang lebih cepat, Hasrad rela mengalihkan anaknya ke status pasien umum dengan biaya yang ditanggung secara mandiri. Ia berencana kembali membawa anaknya ke RSUD Bahteramas dalam waktu dekat.
“Pasien masih di Anduonohu. Karena sudah didesak terus dokternya bilang dialihkan ke pasien mandiri, tanpa BPJS. Dia itu sakit giginya di belakang. Satu atau dua hari baru di bawa. Dia itu sakit di bagian giginya. Kalau makan, salah menggigit, sakit. Hanya alasan dokter tidak mau ditindak karena gigi anak saya belum bengkak, belum bernanah,” ungkap Hasrad.
Dalam video yang diterima Kendariinfo, Hasrad sempat meluapkan kekecewaannya kepada petugas RSUD Bahteramas. Ia kemudian memasuki salah satu ruangan untuk meminta penjelasan langsung kepada tenaga medis yang menangani anaknya.
Di ruangan itu, seorang pria yang disebut sebagai dokter pemeriksa menyampaikan meski pasien mengeluh sakit, pemeriksaan klinis tidak menunjukkan adanya kondisi serupa.
“Jadi pasien itu datang, saya periksa. Ada keluhan katanya sakit, tapi secara klinis saya lihat itu tidak ada,” ujar pria yang belum diketahui identitasnya itu di hadapan Hasrad.
Hingga berita ini ditayangkan, Kendariinfo telah menghubungi Direktur Utama (Dirut) RSUD Bahteramas Kendari, Sukirman, guna memperoleh informasi lanjutan terkait peristiwa tersebut. Namun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
