Keluarga Pria yang Ditemukan Membusuk di Kendari Menolak untuk Autopsi

Kendari – Keluarga almarhum pria berinisial A (35) yang ditemukan membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap di BTN Griya Asri Perdana, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menolak diautopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Kapolsek Mandonga, Kompol Ketut Arya Wijanarka mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari, korban meninggal disebabkan sakit yang diderita.
“Menurut dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah. A meninggal karena sakit,” ungkapnya, Minggu (23/1/2022).

Meski begitu, pihak keluarga menolak untuk melakukan autopsi terhadap korban. Namun, jasad A hanya dilakukan visum.
“Untuk mengetahui setelah sakit itukan, dokter harus melakukan autopsi di dalam tubuh korban untuk dilihat apa yang tidak sesuai dengan normalnya, berarti di sana ada masalah. Dalam hal ini pihak keluarga menolak untuk dilakukannya autopsi,” kata Arya.
Arya menambahkan, A diperkirakan meninggal sekitar tiga atau empat hari yang lalu, karena di tubuh korban terdapat banyak ulat belatung dan mengeluarkan bau.
Diberitakan sebelumnya, warga BTN Griya Asri Perdana, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, dihebohkan setelah ditemukan mayat pria yang tergeletak di atas tempat tidur dengan kondisi tubuh sudah mengeluarkan bau busuk, Sabtu (22/1) siang.





