Kembali Bertemu Menag RI, Status Transformasi IAIN Kendari Jadi UNI Makin Terang
Kendari – Proses transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) makin jelas setelah Rektor IAIN Kendari, Dr. Husain Insawan kembali bertemu Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar.
Pertemuan ini membahas agenda strategis terkait progres peralihan bentuk IAIN Kendari menjadi UIN, serta berbagai program pengembangan akademik lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Husain menyampaikan bahwa proposal perubahan bentuk IAIN Kendari saat ini sedang di-review oleh Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
“Saat ini kami masih menunggu hasil evaluasi dan siap melakukan perbaikan jika ada catatan dari tim penilai,” ucapnya saat bertemu Rektor IAIN Kendari di Jakarta, Senin (3/2/2025).
Menanggapi laporan tersebut, Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar menyatakan akan segera mengomunikasikan hal ini kepada Menteri PAN-RB agar proses dapat dipercepat sehingga langkah-langkah selanjutnya sudah bisa ditempuh.
Peralihan bentuk secara praktis akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) lembaga, serta meningkatkan daya saing dan mutu pendidikan. Di samping itu, sinergitas antara perguruan tinggi Islam dengan madrasah dan pondok pesantren perlu ditingkatkan untuk memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan di Indonesia agar lebih optimal.
Sebelumnya, Penjabat (Pj.) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, bersama Rektor IAIN Kendari juga telah menemui Menteri Agama pada Rabu (18/12/2024) untuk menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) terhadap transformasi IAIN menjadi UIN Kendari.
