Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Kemenag Sultra Ajak Pengawas Lintas Agama dan Media Jaga Kerukunan Jelang Pilkada 2024

0
0
Rakor bersama pengawas lintas agama dan media di Kantor Wilayah Kemenag Sultra. Foto: Kendariinfo. (13/11/2024).

Kendari – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhamad Saleh, membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pokja Pengawas Lintas Agama bersama Media di Sultra, yang berlangsung di aula kantor, Rabu (13/11/2024).

Rakor yang mengangkat tema Strategi Komunikasi Mitigasi untuk Merawat Kerukunan dan Menjaga Keutuhan Bangsa Menyongsong Pilkada Damai 2024 ini, dihadiri sejumlah pejabat administrator Kanwil Kemenag Sultra, pengawas lintas agama, Guru PAI, dan sejumlah media.

Kakanwil Muhamad Saleh mengatakan, pertemuan ini adalah momentum penting untuk menguatkan sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan masyarakat, serta mendorong peran aktif media dalam mempromosikan keberagaman dan toleransi.

“Dalam kondisi masyarakat yang semakin beragam, keberadaan pengawas lintas agama memiliki peran penting untuk menciptakan pemahaman yang lebih baik antar-umat beragama. Pengawas lintas agama berfungsi bukan hanya sebagai penjaga stabilitas, namun juga sebagai jembatan yang menghubungkan pemahaman di antara kita semua,” kata Saleh.

Melalui tugas dan peran ini, lanjut Saleh, diharapkan tercipta suasana kondusif bagi masyarakat untuk hidup rukun dalam kebhinekaan. Selain itu, peran media juga sangat penting karena memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik.

“Kita semua berharap agar media dapat menjadi pilar yang menyebarkan informasi yang mendidik dan objektif, serta mampu menyajikan berita yang membangun, bukan yang memecah belah,” imbuhya.

Melalui rakor tersebut, Saleh mengajak untuk bersama-sama berdiskusi dan bertukar pandangan untuk memperkuat koordinasi serta menyusun langkah-langkah strategis.

“Dengan sinergi antara pengawas lintas agama dan media, diharapkan dapat mengantisipasi serta menanggulangi isu-isu yang berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat terutama menjelang Pilkada,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: