Kendari Kembali Diterjang Hujan Deras, Petir, dan Angin Kencang
Kendari – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali diguyur hujan deras, Kamis (12/2/2026). Berdasarkan pantauan Kendariinfo dari Bundaran Pesawat, Jalan D. I. Panjaitan, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, hujan dengan intensitas tinggi mulai terjadi sekitar pukul 16.23 Wita. Kondisi tersebut disertai angin kencang, petir, serta suara guntur.
Meski begitu, pantauan Jurnalis Kendariinfo di Bundaran Pesawat, hujan deras mulai melandai pada pukul 17.05 Wita.
Cuaca ekstrem tersebut mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah. Kilatan petir terlihat cukup sering disertai suara guntur yang terdengar keras, sementara angin kencang turut menyertai hujan.
Sementara itu, berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang terjadi di Kota Kendari.
BMKG menyebutkan, pada 12 Februari 2026 pukul 16.30 Wita, potensi cuaca ekstrem di Kota Kendari meliputi Kecamatan Baruga, Poasia, Kambu, serta dapat meluas ke wilayah Mandonga, Kendari, Kendari Barat, Abeli, Wuawua, Kadia, Puuwatu, dan Nambo.
Selain Kendari, peringatan dini juga berlaku untuk sejumlah wilayah di Kabupaten Konawe, Konawe Selatan (Konsel), Konawe Utara (Konut), Kolaka, Kolaka Timur (Koltim), Muna, Buton, Buton Utara (Butur), serta Konawe Kepulauan (Konkep).
BMKG memperkirakan kondisi tersebut masih dapat berlangsung hingga 12 Februari 2026 pukul 18.30 Wita. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas.
