Kepala Dispar Sultra Disoraki Warga saat Sampaikan Sambutan di Wakatobi WAVE 2026
Wakatobi – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, mendapat sorakan warga saat hendak menyampaikan sambutan pada pembukaan Wakatobi Wonderful Festival and Expo (WAVE) di Maritim Center, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Jumat (2/10/2026).
Sebelum memulai sambutannya, terdengar teriakan dari sejumlah orang, salah satunya pria bernama Dariono. Teriakan tersebut berisi perintah agar Ridwan segera turun dari panggung.
Dariono menilai penyambutan terhadap Ridwan menjadi ironi bagi masyarakat Kabupaten Wakatobi, terutama setelah muncul pernyataan Ridwan terkait arah pengembangan pariwisata Sultra yang menempatkan Kota Kendari sebagai penghubung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Hub.
Alasan penentuan itu disebabkan akses menuju Kabupaten Wakatobi dinilai masih sulit. Meski Kabupaten Wakatobi tetap disebut sebagai lokasi destinasi pariwisata, namun pengusulan Kota Kendari sebagai pusat konektivitas menuju berbagai destinasi di Sultra dinilai penting untuk dipertanyakan.
“Bagi kami masyarakat Wakatobi, ini bukan persoalan siapa yang datang ke Wakatobi. Tetapi persoalannya adalah bagaimana pemerintah provinsi menghargai Wakatobi sebagai daerah yang selama ini menjadi salah satu wajah pariwisata Sulawesi Tenggara,” ujar Dariono.
Menurutnya, sambutan itu seharusnya menjadi momentum untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait hal-hal tersebut.
Tak hanya itu, Dariono kembali mempertanyakan alasan batalnya penyelenggaraan Festival Wowine yang sebelumnya dinyatakan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN). Penjelasan secara terbuka terkait hal itu dianggap perlu demi menghindari tuduhan tanpa dasar.
“Jangan sampai ada permainan dalam prosesnya. Kami tidak mau menuduh tanpa dasar, tetapi masyarakat berhak mempertanyakan kenapa event yang sudah masuk agenda nasional justru gagal dilaksanakan,” tegasnya.
Bagi Dariono, persoalan yang paling mendasar adalah menyangkut arah kebijakan pariwisata Sultra serta posisi Kabupaten Wakatobi sebagai destinasi unggulan.
Sementara itu, meski disoraki, Ridwan tetap berdiri di atas panggung dan melanjutkan sambutannya. Melalui kesempatan tersebut, ia menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra berkomitmen untuk terus mengawal Kabupaten Wakatobi sebagai destinasi pariwisata prioritas.
Ridwan juga mengungkapkan bahwa pengusulan Kota Kendari sebagai penghubung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Hub dapat membantu kemajuan pariwisata, salah satunya di Kabupaten Wakatobi.
“Kami telah mengusulkan di Kementerian Pariwisata untuk 2025 sampai 2026 bahwa kita membangun ekosistem pariwisata, di mana kita akan membangun hub pariwisata atau KSPN di Kota Kendari untuk membantu kemajuan pariwisata di Kabupaten Wakatobi,” jelas Ridwan dalam sambutannya, Jumat (2/10).
