Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Baubau

Kepanikan Penumpang saat Kapal Ferry Rute Baubau – Waara Buteng Dihantam Gelombang Tinggi

0
0
Penumpang kapal ferry rute Kota Baubau - Waara, Kabupaten Buton Tengah panik setelah kapal diterjang gelombang tinggi disertai angin kencang. Foto: Istimewa. (17/1/2026).

Baubau – Kepanikan sempat melanda penumpang kapal ferry rute Kota Baubau – Waara, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), setelah kapal diterjang gelombang tinggi disertai angin kencang, Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 11.30 Wita, saat kapal berada di tengah laut.

Salah seorang penumpang, Ahmad, mengatakan kondisi cuaca saat awal keberangkatan masih terbilang normal. Namun situasi berubah drastis ketika kapal sudah berada di pertengahan perjalanan.

“Awal berangkat itu masih tenang airnya, nanti pas di tengah-tengah antara Buteng dan Baubau baru mulai kencang gelombangnya,” beber Ahmad saat dikonfirmasi Kendariinfo.

Gelombang besar menghantam kapal dari sisi kiri dan kanan secara beruntun. Kapal sempat oleng hingga membuat penumpang panik dan berteriak, sementara kendaraan di dalam kapal juga ikut bergeser.

“Banyak penumpang panik karena kapalnya goyang, bahkan kendaraan itu tergeser-geser,” lanjutnya.

Ahmad menuturkan, kondisi tersebut membuat waktu tempuh penyeberangan menjadi lebih lama dari biasanya. Jika normalnya perjalanan hanya memakan waktu sekitar 15 menit, kali ini kapal harus memperlambat laju demi keselamatan.

“Biasa itu estimasi menyeberang hanya 15 menitan, tetapi karena gelombang tinggi kapal agak lambat hampir setengah jam,” ujarnya.

Puncak gelombang tinggi terjadi saat kapal berada di tengah perairan antara Baubau dan Waara. Meski situasi sempat mencekam, kondisi mulai membaik ketika kapal mendekati pelabuhan tujuan.

“Tapi pas dekat pelabuhan Waara kondisi air mulai tenang dan kapal sandar dengan aman,” kata Ahmad.

Beruntung, kapal berhasil sandar dengan selamat di Pelabuhan Waara dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penumpang pun akhirnya bisa turun meski masih tampak trauma akibat kejadian itu.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: