Kepseknya Diaktifkan Kembali, Siswa SMAN 1 Kontunaga Demo dan Segel Sekolah

Muna – Puluhan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kontunaga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan aksi unjuk rasa dan penyegelan sekolah, Selasa (9/8/2022). Hal tersebut buntut dari diaktifkannya kembali Asmal Tifa sebagai kepala sekolah (Kepsek).
Dalam aksi unjuk rasa itu, para siswa membakar ban dan membentangkan kain putih di pagar sekolah bertuliskan ‘Pak Jokowi Tolong Ganti Asmal Tifa’, dan beberapa ungkapan penolakan atas pengaktifan Asmal Tifa. Akibat aksi ini aktivitas belajar mengajar di SMAN 1 Kontunaga lumpuh total.
Sebenarnya aksi serupa pernah dilakukan oleh para siswa pada Juni 2022 lalu. Aksi tersebut dilakukan atas dugaan tindak korupsi atau penyelewengan dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang dilakukan oleh Asmal Tifa.
Asmal Tifa sempat dinonaktifkan dari jabatan Kepsek akibat memindahkan dana BOS September – Desember 2021 senilai Rp100 juta ke rekening pribadinya.
Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Yamir menuturkan, dirinya telah mengomunikasikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra perihal pengaktifan kembali Asmal Tifa sebagai Kepala SMAN 1 Kontunaga. Pasalnya, penolakan ini tidak hanya datang dari para siswa, melainkan orang tua, alumni, dan juga guru.
“Jadi, saya laporkan demikian ke Dikbud Provinsi, sehingga dibuatkan Surat Keputusan (SK) pelaksana harian,” tutur Yamir kepada kepada awak media melalui sambungan telepon, Selasa (9/8).
Yamir mengaku tidak mengetahui pengaktifan itu. Tiba-tiba saja pada Senin (8/8), ada sebuah SK dari Dikbud Sultra untuk serah terima jabatan atau pengaktifan kembali Asmal Tifa sebagai Kepala SMAN 1 Kontunaga.
“Saat akan serah terima, tiba-tiba para siswa datang demo. Sehingga serah terima itu dibatalkan dan dilanjutkan kembali di Kantor KCD Pendidikan Muna,” bebernya.
Dalam laporannya ke Dikbud Sultra, Yamir menjelaskan bahwa kondisi sekolah sudah tidak kondusif dengan kehadiran Asmal Tifa sebagai Kepala SMAN 1 Kontunaga.
“Saat ini kondisi di sekolah sudah tidak nyaman, dan sudah berbahaya,” jelasnya.
Puluhan Pelajar Gelar Unras Minta Kepsek SMAN 1 Kontunaga Tinggalkan Jabatan





