Kesaksian Warga yang Melihat dan Mengejar Pelaku Penculikan Bayi 9 Bulan di Kendari

Kendari – Dua orang warga di Lorong Cendana, Kelurahan Kendari Caddi, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari menceritakan kesaksian mereka saat pelaku melancarkan aksinya dengan menculik bayi 9 bulan bernama Aska.
Saksi pertama adalah kakak Aska bernama Ajeng (13). Awalnya, ia sedang bermain bersama teman-temannya di sekitaran rumah. Tiba-tiba ia mendengar teriakan dan langsung mengendarai sepedanya lalu bergegas menuju kediamannya.
Dalam perjalanan atau tepatnya di gang-gang kecil yang merupakan akses menuju rumahnya, Ajeng berpapasan dengan pelaku penculikan yang menggunakan topi dan masker. Saat itu, si pelaku meminta Ajeng menghindar karena menghalangi jalannya tetapi kakak dari bayi tersebut kebingungan dan hanya berdiam diri.

“Saya dengar adikku dia menangis, saya pulang di rumah saya naik sepeda, terus saya ketemu itu om-om, dia suruh saya pindah ternyata dia gendong dan bawa lari adikku,” ujarnya.
Ajeng melihat pelaku tersebut kabur menggunakan sepeda motor, tetapi ia lebih fokus memperhatikan ayahnya yang berteriak dan ternyata telah berlumuran darah. Ajeng pun ikut berteriak dan meminta bantuan warga.
Warga yang mendengar teriakan langsung mendatangi rumah Ajeng. Mendapat informasi bahwa adik Ajeng dibawa kabur oleh pria tak dikenal, seorang warga bernama Jefri langsung melajukan sepeda motornya mengejar pelaku sampai di Desa Ni Tanasa, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe.
Saat melakukan pengejaran, Jefri mengungkapkan pelaku menggunakan sepeda motor matik, ransel atau tas belakang, masker, topi, dan membawa karung.
“Sepanjang jalan, saya bertanya sama warga, mereka melihat motor matik melaju dengan kecepatan tinggi, pengendara membawa tas ransel dan ada karung di depannya,” bebernya.
Karena telah kehilangan jejak, Jefri pun memutuskan pulang. Sementara itu, Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh. Eka Fathurrahman mengatakan, polisi telah mengetahui ciri-ciri pelaku. Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari dan Tim Resmob Jatanras Ditreskrimum Polda Sultra sedang melakukan pengejaran.
“Sementara dalam pencarian, mohon bersabar semoga bisa segera tertangkap,” pungkasnya.





