Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Kios Penjual Bensin di Busel Terbakar, Api Diduga Berasal dari Percikan Kompor

0
0
Kondisi kios penjual bensin di Kelurahan Jaya Bakti, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, yang hangus terbakar. Foto: Istimewa. (11/1/2026).

Buton Selatan – Satu unit kios milik warga yang menjual bensin di Kelurahan Jaya Bakti, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), hangus terbakar, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 19.30 Wita. Kebakaran diduga dipicu percikan api kompor yang menyambar bensin di dalam kios.

Kebakaran tersebut diduga terjadi akibat percikan api kompor ke bensin yang berada di sekitar area penggorengan, sehingga api dengan cepat merambat ke barang-barang yang mudah terbakar.

Kapolsek Sampolawa, Iptu Kardi, menjelaskan peristiwa itu terjadi saat pemilik kios sedang memindahkan bensin dari jeriken ke botol untuk dijual.

“Saat itu pemilik kios sedang memindahkan bensin menggunakan selang dari jeriken ke botol untuk di jual, namun saat itu ada yang sementara menggoreng menggunakan kompor jenis Hock, yang mana jarak bensin dan api sangat dekat, terdapat percikan bensin mengenai area penggorengan sehingga api yang berasal dari kompor langsung menyala dan makin membesar,” jelas Iptu Kardi melalui keterangan resminya, Senin (12/11).

Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Sampolawa bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Busel mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengamanan serta memastikan kondisi di sekitar lokasi kebakaran aman.

Iptu Kardi menyampaikan, kehadiran Polri di lokasi bertujuan untuk memastikan keselamatan warga, mengamankan area kebakaran, serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pascakejadian.

“Personel Polsek Sampolawa bersama Damkar, BPBD dan masyarakat bahu-membahu melakukan evakuasi barang milik warga serta membantu proses pemadaman api agar tidak meluas ke bangunan lain,” ujarnya.

Damkar Kabupaten Busel turut menurunkan personel dan peralatan, sementara masyarakat sekitar secara sukarela membantu dengan peralatan seadanya. Berkat kerja sama tersebut, api berhasil dipadamkan setelah beberapa waktu.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiel ditaksir mencapai Rp20.000.000. Polsek Sampolawa mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik serta sumber api berada dalam kondisi aman.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: