Koltim Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 3, Susulan Sudah 43 Kali

Kolaka Timur – Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali diguncang gempa magnitudo 3 pada Minggu (26/1/2025) sekira pukul 12.28 Wita. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah terjadi 43 tiga kali gempa susulan yang berpusat di Kecamatan Lalolae dalam waktu dua hari terakhir.
“Hingga pukul 13.00 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan terjadi 43 aktivitas gempa bumi susulan,” kata Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin, melalui keterangan resminya, Minggu (26/1).
Rudin menjelaskan gempa magnitudo 3 terletak pada koordinat 4.03 lintang selatan (LS), 121.77 bujur timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 1,5 kilometer barat daya Kecamatan Lalolae di kedalaman 6 kilometer. Peristiwa tersebut merupakan susulan dari gempa utama magnitudo 4,9 yang terjadi pada Jumat (24/1) pukul 21.37 Wita.
“Ini merupakan gempa bumi susulan magnitudo 4,9 pada 24 Januari 2025 pukul 21.37 Wita,” jelasnya.
Dia menyebut gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat aktivitas Sesar Kolaka di barat daya Lalolae berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter. Guncangan gempa dilaporkan terasa di Koltim dan Kolaka. Namun belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
“Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Namun hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.
Rudin pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Namun ia tetap meminta masyarakat menghindari bangunan retak atau tidak akibat gempa.
“Periksa bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa. Pastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,” pungkasnya.

