BPS Sultra: Kota Kendari Alami Deflasi Terdalam, 0,70 Persen pada Oktober 2021
Kendari – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tercatat mengalami deflasi (penurunan harga) terdalam sebesar 0,70 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,98 pada Oktober 2021.
“Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Kendari, pada Oktober 2021 terjadi deflasi sebesar 0,70 persen, atau terjadi penurunan IHK dari 108,74 pada September 2021 menjadi 107,98 pada Oktober 2021,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, Agnes Widiastuti dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/11).
Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau 2,09 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,21 persen, dan kelompok transportasi sebesar 0,18 persen.
Lalu untuk tingkat inflasi sepanjang Januari hingga Oktober 2021 tercatat sebesar 2,56 persen. Tingkat inflasi dari tahun ke tahun (Oktober 2021 terhadap Oktober 2020) sebesar 2,80 persen.
Adapun kelompok yang mengalami inflasi, antara lain kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 1,01 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,27 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,02 persen.
Sedangkan kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok kesehatan, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan. Kelompok pendidikan, serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan atau relatif stabil.
“Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Oktober 2021, antara lain jeruk nipis/limau, daun bawang, apel, kentang, mainan anak, semangka, cabai merah, sirop, kepiting/rajungan, dan panci,” jelasnya.
Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga, yakni kangkung, daun paku/pakis, cakalang diawetkan, kacang panjang, terong, ikan teri, ikan tembang, bayam, pir, dan bawang merah.
