Kronologi Lengkap Aksi Begal 3 OTK Terhadap Driver Taksi Online di Kendari

Kendari – Insiden dugaan pembegalan menimpa seorang driver taksi online berinisial AH (30) di Jalan Wayong, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Kamis (27/3/2025) sekitar pukul 02.00 Wita.
Orang tua korban, Bahrun mengungkapkan, kronologi dugaan pembegalan yang dialami anaknya bermula saat AH menerima orderan penumpang dari halte RRI, Jalan Laute, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga tujuan Jalan Wayong dengan biaya Rp18.700.
“Selanjutnya dia menuju titik penjemputan dan ternyata yang dijemput 3 orang laki laki,” ujar Bahrun kepada Kendariinfo, Minggu (30/3/2025).
Ia mengatakan, satu pelaku duduk di samping AH, dan dua lainnya di kursi bagian belakang. Setelah tiba di titik tujuan, mobil pun dihentikan, dan salah satu pelaku yang duduk di kursi belakang sebelah kiri sempat membayar tarif.
Saat hendak mengambil uang tarif itu, pelaku yang duduk tepat di belakang korban langsung mencekik leher korban dengan menggunakan tangan, dan mengancamnya.
“Anak saya diancam akan dibunuh dan wajahnya langsung dipukul,” bebernya.
Lalu, pelaku yang duduk di depan langsung mengambil alih kemudi mobil. Saat itu juga kedua tangan, kaki, mata hingga mulut korban dilakban.
Bahrun mengatakan, para pelaku lalu menyuruh korban turun dari mobil, kemudian dinaikan ke mobil lain, yang selanjutnya dibawa dan diturunkan di sebuah jalan perkebunan.
Sebelumnya akhirnya dibuang di tepi jalan, korban lebih dulu diperas oleh para pelaku. Handphone (Hp) hingga uang tunai raib dibawa kabur para pelaku.
“Para pelaku pergi meninggalkan anak saya dengan membawa mobil dan dua buah Hp serta uang miliknya,” tutupnya.


