Kronologi Siswi SD Nyaris Diculik di Lohia, Muna
Muna – Amira, siswi kelas 3 UPTD Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), menangis histeris, karena nyaris menjadi korban penculikan orang tak dikenal, Selasa (2/12/2025), sekira pukul 06.45 Wita. Kepala Desa Lohia, Sarjo, membenarkan percobaan penculikan tersebut.
Dia menjelaskan kejadian bermula ketika Mira berjalan kaki menuju sekolah. Setelah melewati pertigaan jalan, seorang laki-laki tak dikenalnya tiba-tiba menyapa. Saat mendekat, pria tersebut langsung menggendong dan membawanya menuju sepeda motornya terparkir.
“Benar terjadi. Pelaku menaruh motornya dekat mesjid. Dia gendong anak. Anak hanya bisa menangis, karena tidak mengenal pria itu,” jelasnya.
Saat mencoba membawa Mira, pria sempat mengancam dengan memperlihatkan sebilah badik. Sarjo mengungkapkan anak berhasil selamat, karena pelaku menstarter motornya, tetapi mesin kendaraan tidak langsung bunyi. Mira pun langsung lompat dari motor dan berlari.
“Dia lari sekitar 50 meter dan didapat warga. Saat ditanya, anak mengatakan diburu sambil menunjuk orang di atas motor yang menggunakan masker hitam memakai helm,” ungkapnya.
Menurut Sarjo, percobaan penculikan anak baru pertama terjadi di wilayahnya. Sarjo menyebut pihak kepolisian belum turun ke Desa Lohia untuk mengambil keterangan dari keluarga korban. Untuk mengantisipasi kekhawatiran warga, pemerintah desa telah mulai melakukan ronda sejak Selasa (2/12) malam.
“Untuk pihak kepolisian belum turun sampai kini. Sementara akan diadakan dulu diskusi bersama warga dan tokoh masyarakat bagaimana selanjutnya. Kami pemerintah desa sudah melakukan ronda tadi malam,” tutupnya.
Tangis Siswi SDN di Muna Viral, Nyaris Diculik Namun Nekat Lompat dari Motor Pelaku
