Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Politik

Mengenal La Ode Mohitu, Perantau asal Muna yang Jadi Anggota DPRD di Jayapura

0
0
La Ode Mohitu, Anggota Komisi A DPRD Kota Jayapura. Foto: Istimewa.

Muna – Nama La Ode Mohitu kini mulai terdengar di telinga khalayak Sulawesi Tenggara (Sultra) karena pamfletnya yang bertuliskan akan maju sebagai bakal calon (balon) Bupati di Kabupaten Muna.

Pria berusia 41 tahun ini merupakan orang Muna yang terpilih dan terbilang sukses menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura pada 2019.

La Ode Mohitu memulai kariernya di tanah Papua sejak tahun 1998 sebagai seorang anak rantau. Hingga kemudian ia berhasil mengamankan satu kursi legislatif melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Putra dari La Ode Poonde dan Wa Ode Ibhala ini menjadi anggota Komisi A DPRD Kota Jayapura, yakni membidangi pemerintahan dan badan anggaran.

“Alhamdulillah, saya terpilih dari Partai Solidaritas Indonesia, saat ini saya di komisi A bagian pemerintahan, saya juga di badan anggaran,” ujarnya kepada awak media saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (11/6/2022).

Selain itu, Mohitu menjadi satu-satunya orang Muna yang menjadi anggota DPRD Kota Jayapura.

“Alhamdulillah saya juga, satu satunya anggota DPRD Kota Jayapura yang dari Sulawesi Tenggara asal Kabupaten Muna,” sambungnya.

Tidak hanya itu, politisi partai PSI ini juga diamanatkan mengemban jabatan sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Provinsi Papua.

“Meskipun saya punya kegiatan yang banyak, tetapi saudara-saudara dari Sultra menunjuk dan memberi kepercayaan kepada saya untuk memimpin mereka sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara Provinsi Papua,” ungkapnya.

Meski berasal dari Kabupaten Muna, lulusan Hukum Universitas Yapis Papua ini menilai, sebagai anggota DPRD Kota Jayapura dirinya akan memperjuangkan hak-hak masyarakat di tanah Papua. Sebab itu adalah tanggung jawabnya sebagai seorang legislator.

“Selama saya jadi anggota DPRD salah satu yang saya perjuangkan adalah kebutuhan warga kita di Papua yang selama ini tidak pernah diperhatikan. Salah satunya adalah aspirasi masyarakat di Pulau Kosong yang selama ini tidak pernah ada lampunya mereka hidup dengan lampu pelita dan genset dan alhamdulilah apa yang mereka inginkan saya sudah perjuangkan dan sudah terpenuhi,” terangnya.

Dia menegaskan, kepercayaan terhadap dirinya akan dibalasnya dengan kerja nyata untuk kesejahteraan masyarakat di tanah Papua.

“Selama saya jadi anggota DPRD Kota Jayapura sudah mulai diperhatikan karena bagi saya berpolitik adalah memperjuangkan dan membuat keputusan bagi perbaikan kondisi hidup rakyat,” tegasnya.

Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: