Lalolara dan Punggaloba Jadi Prioritas Patroli Polisi Usai Mahasiswa di Kendari Kena Busur

Kendari – Sebanyak 180 personel polisi diturunkan dalam patroli skala besar usai salah seorang mahasiswa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban pembusuran. Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu dan Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat menjadi daerah prioritas patroli yang dilakukan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari, Jumat (12/8/2022) malam.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Muhammad Eka Fathurrahman, mengatakan sasaran patroli skala besar tersebut adalah senjata tajam, minuman keras, dan narkoba. Menurut Eka, pihaknya melaksanakan patroli karena wilayah Kota Kendari sering terjadi penganiayaan berat dengan menggunakan senjata tajam jenis busur akhir-akhir ini.
“Akhir-akhir ini wilayah hukum Polresta Kendari sering terjadi penganiayaan berat dengan modus menggunakan senjata tajam jenis busur. Ini kami melakukan upaya untuk mencegah dan menghilangkan niat-niat warga untuk melakukan kejahatan,” kata Eka usai memimpin apel di Lapangan Polresta Kendari, Jumat (12/8).
Dia mengungkapkan, Kelurahan Lalolara dan Kelurahan Punggaloba dipilih sebagai daerah prioritas patroli karena sering terjadi penganiayaan berat menggunakan busur di wilayah tersebut seperti yang dialami mahasiswa bernama Muhammad Rajab (17). Mata Rajab terkena busur saat sedang tidur dalam sebuah indekos di Jalan Salangga, Kelurahan Lalolara.
“Pertama di seputaran Kelurahan Lalolara dan wilayah Kendari Beach, Kelurahan Punggaloba,” ungkapnya.
Eka menyebut, patroli yang dilakukan dapat mencegah pelaku kejahatan melakukan tindakan kriminal di Kota Kendari. Dia pun mengimbau masyarakat tidak takut dan resah serta tetap beraktivitas seperti biasa.
“Untuk warga Kendari harap tenang, jangan resah, kami siap mengamankan dan tetap beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.





