Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Lanal Kendari Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh dan Sumatra

0
0
Dankodaeral VI, Laksamana Muda (Laksda) TNI Andi Abdul Azis meninjau langsung bantuan kemanusiaan yang dihimpun Lanal Kendari untuk korban bencana banjir Aceh dan Sumatra. Foto: Istimewa.

Kendari – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir di Aceh dan Sumatra, Kamis (11/12/2025).

Bantuan kemanusian itu dilepas langsung oleh Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI, Laksamana Muda (Laksda) TNI Andi Abdul Azis di Posko Peduli Bencana Alam Lanud Haluoleo Kendari.

Dalam sambutannya, Laksda TNI Andi Abdul Aziz menyampaikan rasa belasungkawa atas bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Barat (Sumbar) dan Sumatra Utara (Sumut). Ia menilai keterlibatan Lanal Kendari dan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan kuatnya solidaritas lintas daerah.

“Musibah yang terjadi di Sumbar, Sumut, dan Aceh menyisakan kesedihan bagi kita semua. Masyarakat dan prajurit TNI AL di Kendari ikut bergerak memberikan apa yang bisa dibagi untuk meringankan beban para korban,” tuturnya.

Ia merinci bantuan yang dikumpulkan, mulai dari bahan kontak, sembako, pakaian wanita, perlengkapan anak, hingga beras. Seluruhnya disiapkan berdasarkan kebutuhan darurat di lokasi terdampak. Tim subgas di daerah juga terus memberikan pembaruan untuk memastikan pengiriman selanjutnya lebih tepat sasaran.

Laksda Andi menegaskan dukungan ini bukan sekadar bantuan logistik, tetapi juga bentuk penguatan moral bagi masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan.

Sementara itu, Danlanud Haluoleo Kendari Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto menyampaikan animo masyarakat Sultra dalam memberikan bantuan melalui posko Lanud sangat tinggi. Tercatat sekitar tiga ton bantuan telah terkumpul hingga hari pelepasan.

Ia menjelaskan seluruh bantuan akan diangkut menggunakan pesawat TNI AU, baik Hercules maupun CN295, menuju Jakarta sebelum disalurkan ke wilayah terdampak.

Tarmuji menambahkan, untuk sementara posko Lanud menghentikan penerimaan bantuan karena penampungan di Halim Perdanakusuma telah penuh. Posko akan kembali beroperasi setelah distribusi di Jakarta kembali lancar.

“Kami bersama masyarakat Sultra turut mendoakan agar para penyintas dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala,” tegas Tarmuji.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: