Lansia Korban Serangan Buaya di Muna Barat Meninggal Dunia
Muna Barat – Perempuan lanjut usia bernama Wa Sarina (55), warga Desa Wansariwu, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), meninggal dunia usai diserang buaya saat mencari kerang di pesisir pantai Desa Tondasi. Korban sempat menjalani perawatan insentif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mubar sebelum dinyatakan meninggal pada Senin (21/7/2025), sekira pukul 16.30 Wita.
Kabar duka tersebut dibenarkan Direktur RSUD Mubar, Muhammad Syahril Fitrah. Dia mengatakan korban telah mendapatkan penanganan medis maksimal sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Iya, benar, korban telah meninggal dunia hari Senin sekitar pukul 16.30 Wita,” kata Syahril kepada Kendariinfo, Rabu (23/7/2025).
Sebelum menjadi korban penyerangan buaya, Wa Sarina awalnya mencari kerang bersama dua anak dan adik iparnya di kawasan pesisir pantai di Desa Tondasi, Minggu (20/7/2025) sekira pukul 10.20 Wita. Adik iparnya, La Dahlan, sempat memperingatkan Wa Sarina untuk tidak menyeberangi anak sungai, karena dikenal sebagai habitat buaya. Namun, peringatan itu tidak sepenuhnya diindahkan.
“Sekitar pukul 14.35 Wita, Wa Sarina terlihat berjalan ke arah tengah sungai dan tiba-tiba diterkam seekor buaya,” ujar Kapolsek Tiworo Tengah, Ipda Muh. Saleh, kepada Kendariinfo Minggu (20/7).
Melihat Wa Sarina diterkam buaya, kedua anaknya, Anton dan Ali, bersama La Dahlan, langsung bergegas menolong. Mereka berupaya menarik tubuh korban, bahkan sampai menekan bagian mata buaya agar melepaskan gigitannya.
Usaha itu berhasil, dan korban segera dievakuasi menggunakan perahu menuju Pelabuhan Tondasi, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Mubar. Namun, setelah menjalani perawatan di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
Kronologi Lansia Diserang Buaya saat Cari Kerang di Tondasi, Mubar
