Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Lapas Kelas IIA Kendari Beri Pelayanan Maksimal untuk Warga Binaan Sakit

0
0
Petugas Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Kendari mengecek kondisi warga binaan di masing-masing blok hunian. Foto: Kendariinfo. (29/2/2024).

Kendari – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari berkomitmen memberikan pelayanan secara maksimal untuk warga binaan yang sakit. Pihak lapas telah menyiapkan Klinik Pratama untuk menangani keluhan kesehatan warga binaan.

Kepala Sub Seksi Keamanan Lapas Kendari, Mustar Taro, mengungkapkan bagi warga binaan yang sakit, bisa menggunakan fasilitas klinik di dalam lapas.

Ia pun memastikan tidak ada diskriminasi pelayanan baik warga binaan narkoba, korupsi, maupun pidana umum lainnya. Klinik milik Lapas Kelas IIA Kendari sudah berkategori pratama.

“Semua berlaku pelayanannya, tidak ada diskriminasi, baik pidana narkoba, korupsi, dan pidana umum lainnya,” kata Mustar saat ditemui Kendariinfo, Kamis (29/2/2024).

Untuk memudahkan pelayanan kesehatan, Lapas Kelas IIA Kendari melakukan upaya jemput bola. Petugas medis akan berkeliling di masing-masing blok tahanan untuk menanyakan langsung kondisi kesehatan warga binaan. Jika ditemukan ada warga binaan sakit, maka akan direkomendasikan untuk berobat ke Klinik Pratama.

“Kalau rawat jalan, hanya akan dikasih obat saja. Tapi kalau kebutuhan rawat inap, kita juga punya ruangan rawat inap di klinik,” ujarnya.

Namun jika pasien dengan kondisi penyakit serius, maka pihaknya akan merujuk warga binaan ke rumah sakit pemerintah di Kendari.

“Semua proses perizinan sampai penanganan rujukan dan pengobatan tidak ada pungutan alias gratis. Karena semua warga binaan sudah terdaftar di BPJS,” ujarnya.

Sementara, Dokter Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Kendari, NI Made Hindri Astuti, menjelaskan penyakit yang diderita warga binaan bervariasi. Namun cukup dominan sakitnya gatal-gatal.

“Kalau dominan keluhannya karena mereka hidup berkelompok, keluhannya itu kadang gatal-gatal. Tapi beberapa hari terakhir ini mereka mengeluhkan flu dan batuk,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: