Lepas Pantauan Orang Tua, Balita 2 Tahun di Kendari Hanyut di Saluran Irigasi
Kendari – Seorang balita Arul (2) warga Jalan Waeha, Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dikabarkan hanyut, sekitar pukul 13.25 WITA, Kamis (22/4/2021).
Korban tersebut hilang terbawa arus di saluran irigasi sekitaran Bundaran Adi Bahasa, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Hilangnya Arul diketahui pihak Comm Centre Basarnas Kendari, setelah menerima informasi dari keluarga korban bapak Alfian sekitar pukul 13.40 WITA (22/4).
Setelah mendapatkan laporan tersebut, sekitar pukul 13.50 WITA, tim Rescue Basarnas Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan menggunakan Rescue Car untuk memberikan bantuan kepada korban. Jarak hilangnya korban dan Kantor Basarnas Kendari sekitar 1.4 kilometer (km).
Lebih lanjut, Humas Basarnas Kendari, Wahyudi menjelaskan, kronologi hanyutnya korban, sekitar pukul 13.25 WITA korban saat itu hendak menyeberangi saluran irigasi di Bundaran Adi Bahasa, namun anak tersebut tiba-tiba lepas dari pantauan orang tuanya.
“Anak tersebut lepas dari pantauan orang tuanya sehingga korban jatuh dan hanyut terbawa arus,” jelas Wahyudi melalui keterangan resminya Kamis (22/4).
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian.
Laporan: Aldho
