Mahasiswa KKN Reguler UHO 2021 Gelar Dialog Publik Bahas Dampak Penyalahgunaan Narkoba
Kendari – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Halu Oleo (UHO) Kelurahan Watu-watu menggelar dialog publik, Senin (26/4/2021).
Dialog tersebut mengangkat pembahasan terkait dampak penggunaan narkoba terhadap remaja.
Selaku ketua panitia kegiatan sekaligus koordinator desa (Kordes), Ridam mengatakan, kegiatan dialog tersebut dilakukan secara offline dan online, untuk offline dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Kami mengadakan dengan dua cara offline sekaligus secara daring atau online,” katanya, Senin (26/4/2021).
Dalam agenda yang juga merupakan program kerja Mahasiswa KKN ini turut menghadirkan beberapa tokoh yang terkait dengan tema yang diangkat, di antaranya Bidang Penyuluh Narkoba BNN Provinsi Sultra, Perwakilan Polres Kendari dalam hal ini diwakili oleh Kepala Urusan Operasional (Kaurbinopsnal) Reserse Narkoba Polres Kendari, serta anggota Komisi III DPRD Kota Kendari.
Penyuluh Narkoba BNN Provinsi, Muhammad Hatta mengatakan, narkoba saat ini telah menjadi momok yang cukup meresahkan masyarakat. Ia pun mengakui Indonesia saat ini bukan hanya menjadi negara transit peredaran narkoba tetapi di beberapa kasus juga telah menjadi negara penghasil narkoba jenis ganja.
“Saat ini narkoba telah banyak dibicarakan di berbagai platform media, dan saat ini Indonesia tidak hanya menjadi negara transit pengedaran narkoba, namun terkadang menjadi negara produsen ganja,” katanya.
Melihat banyaknya kasus narkoba, Hatta berharap agar masyarakat ikut andil dalam pencegahan narkoba.
“Harapan kami kepada seluruh masyarakat khususnya pemuda untuk menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba, segera laporkan apabila ada hal yang mencurigakan terkait narkoba,” harapnya.
Selanjutnya, Ipda Aldiansyah Kaurbinopsnal Res Narkoba mengimbau, kepada masyarakat khususnya rekan-rekan mahasiswa untuk bersama kepolisian dalam pemberantasan narkotika.
“Dalam penanganan narkoba, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya adik-adik mahasiswa untuk menjadi sumber informasi bila terjadi penyalahgunaan narkoba di sekitar rumah masing-masing,” pungkasnya.
Sementara itu, pihak Komisi III DPRD Kota Kendari tidak terlihat dalam kegiatan. Saat dikonfirmasi kepada panitia kegiatan, pihaknya mengatakan perwakilan Komisi III DPRD Kota berhalangan hadir disebabkan agenda lain yang tidak dapat ditangguhkan.
“Untuk saat ini perwakilan DPRD Kota Kendari belum bisa hadir karena ada agenda rapat,” kata salah satu panitia kegiatan.
Laporan: Yusrin
