Mahasiswi asal Kolaka Bawa Misi Pariwisata Sultra di Grand Final Duta Muslimah Preneur 2026
Kolaka – Mahasiswi asal Kabupaten Kolaka, Nur Hikmah, kini berada di Jakarta untuk mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra) pada grand final Duta Muslimah Preneur 2026 yang akan digelar pada 20 April 2026.
Mahasiswi semester 8 Jurusan Manajemen Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari itu menjadi salah satu peserta yang berhasil melaju ke tingkat nasional. Di tengah perjuangannya, Nur Hikmah membawa misi memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong peran perempuan dalam dunia kewirausahaan.
Selain fokus menyelesaikan studi, ia juga mengembangkan bisnis biro perjalanan “Sultra Paradise” yang dirintis sejak 2025 usai mengikuti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).
Nur Hikmah mengatakan, keikutsertaannya dalam Duta Muslimah Preneur 2026 didorong oleh keinginan menjadi perempuan yang berdaya dan mampu memberdayakan sesama. Menurutnya, konsep muslimah preneur bukan sekadar berbisnis untuk keuntungan, tetapi juga sebagai sarana berbagi manfaat dan nilai dakwah.
Dalam menjalankan usahanya, ia mengusung konsep perjalanan berbasis komunitas melalui paket “all-in-one trip” dengan melibatkan masyarakat lokal, mulai dari penyedia homestay hingga pemandu wisata. Ia juga mengedukasi wisatawan agar turut menjaga kelestarian lingkungan.
Namun, ia mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan infrastruktur di destinasi unggulan seperti Pulau Labengki, baik dari sisi transportasi maupun akomodasi. Di sisi lain, ia juga harus membagi waktu antara operasional bisnis dan penyelesaian tugas akhir kuliah.
Menjelang grand final, Nur Hikmah mengaku telah mempersiapkan diri secara mental dan spiritual, serta memperdalam pengetahuan terkait ekonomi syariah, kewirausahaan, dan isu perempuan.
Ia berharap dapat membawa nama Sultra lebih dikenal di tingkat nasional sekaligus membuktikan bahwa mahasiswi dari daerah mampu membangun bisnis yang berdampak.
“Sultra punya potensi wisata yang luar biasa. Saya ingin menunjukkan bahwa ‘paradise’ itu nyata,” ujarnya.
Jika meraih hasil terbaik, ia berencana mengembangkan Sultra Paradise sebagai penyedia open trip unggulan di Kawasan Timur Indonesia dan membangun platform kolaborasi bagi perempuan untuk berkembang bersama dalam dunia usaha.
Ia pun mengajak perempuan muda untuk berani mengambil peluang dan menghadirkan nilai kebermanfaatan dalam bisnis.
“Bisnis yang sukses adalah yang mampu memberdayakan orang-orang di sekitarnya,” pungkasnya.
