Mapala Unsultra Eksplorasi Pegunungan Mekongga, Bawa Misi Jajaki Puncak-Puncak Baru
Kendari – Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) memulai ekspedisi besar di Pegunungan Mekongga, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), pada 11 – 22 September 2025. Ekspedisi bertajuk Southeast Sulawesi Summit Expedition Mapala Unsultra 2025 ini menargetkan eksplorasi puncak-puncak baru di gugusan karst Mekongga yang selama ini jarang dijamah pendaki.
Ketua Umum Mapala Unsultra, Saldin, mengatakan ekspedisi tersebut menuntut kesiapan fisik, mental, dan kerja sama tim. Menurutnya, Mekongga bukan hanya soal puncak 2.620 mdpl yang selama ini dikenal pendaki, tetapi juga titik-titik lain yang memiliki pesona berbeda.
“Kali ini kami mencoba menjajaki jalur baru dan mendata kawasan Mekongga lebih lengkap,” ujar Saldin saat pelepasan keberangkatan tim ekspedisi di halaman Rektorat Unsultra, Kamis (11/9).
Ketua Panitia Ekspedisi, Muhamad Guntur, menambahkan misi ini sekaligus melanjutkan pendataan yang pernah dilakukan Mapala Unsultra pada 1997. Saat itu, keterbatasan teknologi membuat pengumpulan data tidak maksimal.
“Dengan dukungan peralatan sekarang, kami ingin hasil ekspedisi ini bisa dimanfaatkan untuk penelitian dan promosi pariwisata,” kata Guntur.
Selain pendakian, tim juga akan mencatat kondisi lingkungan serta potensi kerusakan hutan di kawasan tersebut. Hasilnya diharapkan dapat menginspirasi anak muda untuk lebih peduli pada konservasi alam.
“Kami ingin Mekongga dikenal bukan hanya sebagai tujuan pendakian, tetapi juga sebagai laboratorium alam yang harus dijaga,” tandasnya.
