Masuk Musim Penghujan, Wali Kota Kendari: Waspada DBD

Kendari – Memasuki musim penghujan di akhir tahun 2021, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengingatkan agar masyarakat mewaspadai bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, pada September 2021 Kota Kendari mengalami kenaikan sepuluh kasus yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti.
“Memang perhatian kita terhadap Covid tidak boleh turun, tetapi kita tidak bisa mengabaikan potensi-potensi terhadap penyakit-penyakit lainnya seperti DBD,” katanya, Selasa (16/11).
Menurutnya, pada Desember nantinya bakal memasuki musim penghujan, sehingga hal itu menjadi alasan potensi naiknya kasus DBD.

“Kita harus siap-siap, biasanya kalau musim penghujan angka DBD itu biasanya relatif naik,” ujarnya.
Lalu untuk mencegah masifnya penularan kasus DBD, pihaknya mulai mengantisipasi dengan melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan bahaya demam berdarah.
Sementara itu, pada beberapa waktu lalu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Rahmingrum mengimbau agar masyarakat tetap waspada atas penularan virus tersebut, dengan cara selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan penyemprotan insektisida untuk membunuh nyamuk (fogging).
“Kita rutin lakukan penyemprotan untuk mencegah masifnya penularan DBD utamanya di daerah-daerah yang ditemukan kasus DBD,” pungkasnya.





