Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Mata Mahasiswa di Kendari Kena Busur saat Tidur Dalam Indekos

3
0
Muhammad Rajab (17) menjalani perawatan medis di RSUD Kota Kendari usai terkena busur pada mata sebelah kirinya. Foto: Istimewa. (12/8/2022).

Kendari – Muhammad Rajab (17), mahasiswa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban pembusuran. Matanya terkena busur saat sedang tidur dalam sebuah indekos di Lorong Salangga, Jalan H.E.A Mokodompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Jumat (12/8/2022) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Muhammad Eka Fathurrahman, menjelaskan korban awalnya berada dalam indekos bersama lima temannya masing-masing inisial SA, IA, RA, AA, dan AN. Saat itu, korban tidur bersama IA, RA, dan AA di dekat jendela indekos. Sementara dua temannya SA dan AN tidur di kamar belakang indekos.

“Waktu itu korban tidur pukul 23.00 WITA bersama tiga temannya di dekat jendela kamar. Sementara dua temannya yang lain tidur di kamar belakang,” jelas Eka.

Namun sekitar pukul 02.00 WITA, Rajab tiba-tiba berteriak dan menangis karena ada benda menusuk matanya. Teman-teman korban lalu terbangun dan melihat busur tertancap di mata kiri Rajab. Akibat kejadian itu, Rajab lalu dibawa ke RSUD Kota Kendari untuk menjalani operasi pencabutan mata busur.

“Teman-temannya yang lain langsung terbangun dan melihat korban sudah tertusuk busur panah pada mata sebelah kiri. Waktu itu salah satu teman korban melihat keluar, tapi sudah tidak ada orang,” kata Eka.

Saat ini polisi telah memeriksa saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian. Berdasarkan pengakuan S, rekannya inisial AH juga sempat dibusur tak jauh tempat kejadian perkara (TKP). Kepada S, AH mengaku dibusur sekitar pukul 01.30 WITA di Lorong Salangga.

“AH juga dibusur di Lorong Salangga dekat pemancar, yang tidak jauh dari TKP. Akan tetapi busur tidak mengenai mereka. Menurut penyampaian AH kepada S, kalau jumlah pelaku enam orang. Kebetulan ada salah seorang yang dikenali oleh saksi AH,” ungkapnya.

Akibat pembusuran itu, korban harus menjalani operasi pencabutan mata busur. Namun karena keterbatasan dana, keluarga dan rekan-rekan Rajab sedang menggalang donasi untuk membantu biaya operasi pencabutan mata busur.

“Korban sudah di RSUD Kota Kendari. Saat ini kami masih melakukan pencarian dan mengejar keberadaan para pelaku,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: