Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Melihat Persiapan Penari Sajo Moane asal Sultra yang Bakal Tampil di Istana Merdeka

0
0
Tim penari asal Sultra yang akan tampil pada upacara penurunan bendera dalam rangka HUT ke-80 RI di Jakarta. Foto: Istimewa.

Nasional – Para penari dan penabuh pengiring Tari Sajo Moane Posa’asa memastikan kesiapan tampil pada upacara penurunan bendera di Istana Merdeka, Jakarta, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI), 17 Agustus 2025.

Koreografer tari, Sukrin Suhardi, mengatakan setibanya di Jakarta, para penari langsung menjalani gladi mulai pukul 04.00 hingga 18.00 WIB. Menurutnya, penampilan awal belum maksimal karena para penari merasa gugup berada di dalam istana. Namun, setelah berlatih berulang kali, performa mereka makin baik.

“Awalnya saat pagi sampai pukul 10.00 WIB masih sangat jelek. Mungkin mereka masih gugup berada di dalam istana. Namun, alhamdulillah, setelah gladi beberapa lama di dalam istana, akhirnya sore hari mereka membuat tepuk tangan buat semua kru di istana,” ujarnya kepada Kendariinfo, Jumat (15/8).

Sementara itu, perwakilan penabuh, Yusril Mahendra, menyebut musik pengiring yang dibawakan merupakan musik tradisional asli Sajo Moane, dengan sentuhan kreasi tradisional modern di bagian akhir. Tambahan instrumen tersebut meliputi gambus Wakatobi, biola, dan banti Wakatobi.

“Kami terdiri atas 10 orang penabuh, empat dari Pulau Tomia, tiga dari Wangiwangi, dan tiga dari Kendari. Persiapan sejauh ini sudah matang,” kata Yusril.

Tari Sajo Moane Posa’asa merupakan tarian khas Wakatobi yang akan menjadi salah satu penampilan budaya dalam rangkaian upacara penurunan bendera di Istana Merdeka.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: