Mendikdasmen di UM Kendari, Umumkan Ada 150 Ribu Beasiswa RPL untuk Guru
Kendari – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti mengumumkan penyediaan 150 ribu beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) jenjang S1 pada 2026 sebagai langkah meningkatkan kualifikasi akademik guru. Hal itu disampaikannya saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, Sabtu (10/1/2026).
Abdul Mu’ti mengatakan, kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah mengevaluasi berbagai program peningkatan kompetensi guru, termasuk Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang sebagian besar targetnya telah tercapai.
“Tahun ini yang kami prioritaskan adalah peningkatan kualifikasi guru,” kata Abdul Mu’ti.
Ia menjelaskan, hingga 2025 sekitar 93 persen guru di Indonesia telah mengikuti PPG dari total kuota sekitar 808 ribu peserta. Pada 2026, sisa kuota PPG berkisar 200 ribu peserta, sehingga fokus kebijakan diarahkan pada guru yang belum berkualifikasi sarjana.
Melalui program RPL, pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester kepada 150 ribu guru yang mengikuti pendidikan S1 dengan pengakuan atas pengalaman belajar dan kerja sebelumnya.
“Beasiswa S1 dengan sistem RPL kami berikan Rp3 juta per semester dan sudah masuk dalam anggaran 2026. Perguruan tinggi, termasuk UM Kendari, bisa menjadi mitra penyelenggara,” ujarnya.
Abdul Mu’ti menegaskan, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia pendidik yang berkualitas.
Ia juga menekankan bahwa guru perlu terus mengembangkan kompetensi melalui pembelajaran berkelanjutan atau continuing professional development, baik melalui pelatihan maupun pendidikan lanjutan.
“Guru harus menjadi pembelajar yang terus meningkatkan kemampuan profesinya, termasuk dengan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkas Abdul Mu’ti.
