Mengaku Pegawai PLN dan Pembeli, 4 Pria di Kendari Gasak Barang Berharga Warga Tipulu
Kendari – Seorang warga di Jalan Mayjend Sutoyo, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Ahmad Tambolon (59) menjadi korban pencurian yang dilakukan empat orang pria, Sabtu (1/9/2022).
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muhammad Eka Fathurrahman menuturkan aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 12.00 WITA.
“Awalnya seorang pria yang diduga pelaku mendatangi rumah korban. Saat itu hanya ada istri korban di rumah,” tutur Eka.
Mantan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sultra itu menerangkan, berdasarkan penuturan korban, kedatangan pria terduga pelaku itu untuk menanyakan rumah kontrakan. Namun, istri korban menyuruh pria asing tersebut untuk menanyakan ke tetangga samping rumahnya.
Tidak lama setelah itu, seorang pria asing lainnya datang dan berbelanja di warung kelontong milik korban. Ketika sedang melayani pria kedua, datang lagi seseorang yang diduga pelaku lainnya dan mengaku sebagai pegawai PLN. Dia mengatakan bahwa listrik di rumah korban sedang bermasalah.
“Tapi istri korban ini bersikukuh bahwa di rumahnya tidak ada korsleting, kemudian dia memanggil tetangganya, sehingga pria yang mengaku sebagai pegawai PLN perlahan meninggalkan istri korban dan menuju motornya,” jelasnya.
Saat istri korban memanggil tetangganya, salah seorang dari pria terduga pelaku masuk ke dalam rumah tanpa sepengetahuan sang pemilik rumah, dan menggasak beberapa barang berharga serta uang tunai yang ada di kamar.
Dari peristiwa itu, uang tunai senilai Rp1 juta, 1 buah jam tangan, 2 unit handphone Nokia, dan 4 cincin batu raib. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp7,5 juta.
“Diduga pelaku berjumlah empat orang dengan menggunakan dua unit sepeda motor. Para pelaku melakukan aksinya dengan modus berpura-pura sebagai pegawai PLN, dan pembeli untuk mengalihkan perhatian korban,” ujarnya.
