Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Menjawab Tantangan Investasi Saham ala Milenial di Kendari

0
0
Pamflet diskusi investasi ala milenial Kendariinfo bersama BEI Sultra. Desain: Desi Anwar/Kendariinfo.

Kendari – Sebagian orang menilai investasi saham tentang pemilik uang dengan jumlah yang banyak. Sedangkan generasi milenial yang rata-rata mahasiswa merupakan first jobber dengan dana terbatas. 

Tapi menurut Plh. Bursa Efek Indonesia (BEI) Sultra, Ricky, sebenarnya milenial bisa terjun ke dalam banyak macam investasi. Dia mengatakan, investasi sangat penting, tapi harus menyesuaikan dengan profil risiko dan kemampuan finansial masing-masing. 

“Ada berbagai macam investasi, emas, tanah, property, deposito. Kalau di pasar modal ada saham, obligasi, dan reksadana. Tapi kalau dana terbatas, agak susah untuk beli tanah atau properti,” katanya. 

Sebenarnya, angin segar investasi sudah datang dari milenial Sultra. Jumlahnya memperlihatkan pertumbuhan positif. Kantor BEI Sultra mencatat pada Juli 2021 lalu jumlah investor mencapai 10.330 orang yang didominasi usia 30 tahun ke bawah dengan total 6.622 orang. 

Namun angka itu belum seberapa dengan jumlah seluruh milenial di Sultra. Sebagian anak muda terkadang masih kebingungan tentang investasi, manfaat, dan cara memulainya. 

Melalui kerja sama antara Kendariinfo dan BEI Sultra, tantangan investasi saham ala milenial akan terjawab dalam diskusi pada Minggu (10/10/2021), pukul 20.00 WITA. Direktur Kendariinfo, Al Azhad Asladika menyebut, diskusi akan disiarkan langsung melalui Instagram @kendariinfo dan @idx_sultra.

Direktur Kendariinfo, Al Azhad Asladika. Foto: Kendariinfo.

“Agar masyarakat tidak bingung dalam berinvestasi, terutama anak muda,” ujarnya. 

Dalam diskusi tersebut, Ricky akan menjelaskan risiko dan manfaat investasi, cara memulai investasi, tentang saham, dan tips belajar produk-produk pasar modal.

“Nanti dalam diskusi Mas Ricky akan banyak menjelaskan tentang investasi. Mulai dari cara investasi untuk milenial, manfaat dan risikonya, dan belajar saham itu di mana,” pungkas Al Azhad.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: