Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Menko PMK: Capaian Vaksinasi Kendari Tertinggi di Sultra

0
0
Kunjungan kerja Menko PMK, Muhadjir Effendy ke Dinas Kesehatan Sultra. Foto: Istimewa.

Kendari – Persentase pelaksanaan vaksinasi di Kota Kendari sudah berada di atas angka rata-rata kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal ini dikatakan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy saat melakukan kunjungan kerja, Kamis (21/10/2021).

Muhadjir Effendy menyebutkan, di antara 17 kabupaten dan kota di Sultra, baru Kota Kendari yang capaian vaksinasinya di atas 60 persen.

“Untuk kabupaten kota, rata-rata masih di bawah 30 persen, kecuali Kota Kendari yang sudah 60 persen,” sebutnya, saat meninjau gudang vaksin di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sultra.

Kunjungan kerja Menko PMK, Muhadjir Effendy ke Dinas Kesehatan Sultra. Foto: Istimewa.

Meski begitu, jumlah ketersediaan vaksin di Sultra dinilai masih jauh dari target. Adapun jumlah vaksin yang dibutuhkan adalah sebanyak empat juta dosis, digunakan untuk keseluruhan pelaksanaan vaksinasi tahap satu dan dua, termasuk booster tenaga kesehatan.

“Yang sudah dikirim ke Sultra baru 1,3 juta vaksin. Jadi masih sangat jauh dari jumlah vaksin yang seharusnya diterima,” katanya.

Dengan demikian, ketersediaan vaksin yang dinilai belum mencapai target itu dapat berpengaruh terhadap rendahnya capaian vaksinasi di sejumlah daerah di Sultra.

Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sultra per September 2021, cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama sebesar 32,36% atau 648.011 orang, dosis kedua sebesar 18,58% atau 372.166 orang, dan dosis ketiga (booster) untuk tenaga kesehatan sebesar 0,43% atau 8.696 orang. Jumlah itu masih sangat timpang dari cakupan keseluruhan vaksinasi di Sultra, yakni 2.002.579 orang.

Muhadjir mengungkapkan, kurangnya dosis vaksin untuk Sultra disebabkan ada beberapa daerah yang harus dikebut pelaksanaan vaksinasinya. Seperti Provinsi Papua yang diprioritaskan karena adanya penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Selain itu juga di beberapa daerah lain karena harus segera membuka sektor wisata, misalnya Pulau Bali dan Batam, itu diprioritaskan,” ungkapnya.

Diketahui, kunjungan kerja Menko PMK masih akan berlangsung hingga hari ini, Jumat (22/10), dengan melakukan peninjauan program penerimaan bantuan sosial dan penyerahan paket Kemenko PMK Peduli di Kelurahan Sodoha, Kecamatan Kendari.

Penulis
Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: