Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

Menteri Abdul Mu’ti Resmikan Tower Rektorat dan Penerimaan Mahasiswa Baru UM Kendari

0
0
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti saat launching penerimaan mahasiswa baru UM Kendari 2026/2027. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (10/1/2025).

Kendari – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti melakukan soft launching terhadap Tower Rektorat Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, sekaligus membuka secara resmi penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, Sabtu (10/1/2026).

Abdul Mu’ti mengatakan, penguatan sarana pendidikan tinggi menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di daerah.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, penguatan fasilitas dan perluasan akses pendidikan harus berjalan beriringan,” kata Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan, pemerintah mendorong perguruan tinggi untuk terus berkolaborasi dengan kementerian dalam menjalankan program-program pendidikan yang berdampak langsung, baik bagi mahasiswa maupun bagi peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan.

“Perguruan tinggi adalah mitra pemerintah. Banyak program yang membutuhkan keterlibatan kampus agar kebijakan pendidikan bisa benar-benar dirasakan di daerah,” tegasnya.

Rektor UM Kendari, Muhammad Nurdin menuturkan, Tower Rektorat UM Kendari yang diresmikan terdiri atas delapan lantai dan telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kegiatan akademik.

“Gedung ini terdiri dari delapan lantai dan sudah mulai difungsikan. Tadi Pak Menteri juga meninjau langsung fasilitas-fasilitas utama yang ada di dalamnya,” tutur Nurdin.

Bersamaan dengan peresmian gedung, UM Kendari juga resmi membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 dengan kuota lebih dari 3.000 mahasiswa pada 36 program studi yang tersebar di sembilan fakultas.

“Mulai hari ini, penerimaan mahasiswa baru UM Kendari resmi dibuka. Kuota kami lebih dari 3.000 mahasiswa,” jelas Nurdin.

Menurut dia, salah satu fakultas yang menjadi perhatian adalah Fakultas Kedokteran yang telah memasuki tahun kedua operasional dengan kuota penerimaan terbatas.

“Untuk Fakultas Kedokteran, kuota kami batasi sebanyak 50 mahasiswa. Proses seleksi dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Ia menambahkan, UM Kendari juga menyiapkan berbagai skema beasiswa yang bersumber dari kerja sama dengan pemerintah daerah, kementerian, perusahaan, serta program internal kampus.

“Beasiswa tersedia untuk mahasiswa berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu. Kami juga bekerja sama dengan banyak pemerintah daerah dalam pembiayaan pendidikan,” tandasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: