Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Modus Sewa Kendaraan, Motor Wanita di Kendari Diduga Dibawa Kabur Tetangganya ke Morowali

0
0
Terduga pelaku bernama Ichank bersama sepeda motor milik Okta (29), warga Lorong Punaka, Kelurahan Mata, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang diduga dibawa kabur dengan modus sewa kendaraan. Foto: Istimewa.

Kendari – Seorang wanita bernama Okta (29), warga Lorong Punaka, Kelurahan Mata, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga menjadi korban penipuan dengan modus sewa kendaraan.

Insiden itu terjadi saat sepeda motor miliknya disewa oleh tetangganya bernama Ichank pada Selasa (24/3/2026). Namun, hingga kini kendaraan tersebut belum dikembalikan.

Okta menjelaskan, awalnya terduga pelaku datang dengan alasan ingin menyewa sepeda motor untuk keperluan pribadi selama beberapa hari di Desa Padabahao, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Motorku itu merek Yamaha Gear, Plat DT 5153 WF. Awalnya dia sewa itu motor. Katanya dia mau ke Kabupaten Morowali di Desa Padabahao dengan alasan mau pencairan uang jetty,” ujarnya kepada Kendariinfo, Rabu (1/4).

Merasa telah mengenal dekat sebagai tetangga, ia tidak menaruh curiga dan menyerahkan kendaraan tersebut dengan kesepakatan biaya sewa Rp3 juta selama tiga hari, terhitung sejak Selasa (24/3) dan rencananya dikembalikan pada Sabtu (28/3).

Sehari sebelum tenggat waktu sewa, kata Okta berdasarkan pengakuan tetangganya yang lain, terduga pelaku tiba-tiba datang menjemput istrinya menggunakan mobil rental di sekitar rumahnya, Jumat (27/3).

Okta mengungkapkan hal jtu berlangsung tanpa sepengetahuan dirinya. Menurutnya, terduga pelaku dan istrinya diduga telah bersekongkol untuk melarikan diri.

Kemudian saat tiba tenggat waktu sewa, sepeda motor tersebut belum juga dikembalikan. Ia mencoba menghubungi Ichank namun tak membuahkan hasil karena nomor telepon terduga pelaku tidak aktif.

“Terakhir ada kabarnya hari Minggu (29/3) malam. Sampai sekarang nomornya sudah tidak aktif,” beber Okta.

Ia mengungkapkan, terduga pelaku bersama istrinya bukan warga asli Kendari. Keduanya disebut datang dan tinggal di rumah keluarganya di Lorong Punaka selama kurang lebih delapan bulan.

Bahkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, terduga pelaku disebut kerap melakukan hal serupa dan sering berpindah-pindah tempat setelah menjalankan aksinya.

“Ini pelaku ternyata suka berpindah-pindah tempat tinggal, karena dia suka pinjam-pinjam motor orang lalu dijual. Pencuri memang ini, hanya kami baru tahu kemarin karena Pak Sekdes Desa Padabahao di Morowali sendiri yang bilang hati-hati sama pelaku karena memang dia suka bawa lari kendaraan orang,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: