Momen HAB ke-80 Kemenag, Gubernur Sultra Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Madrasah

Kendari – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) di Sulawesi Tenggara (Sultra) ditandai dengan komitmen nyata dukungan terhadap pendidikan keagamaan. Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyerahkan bantuan pribadi senilai Rp100 juta yang dialokasikan khusus untuk madrasah.
Penyerahan bantuan tersebut disampaikan saat Gubernur Andi memimpin upacara HAB ke-80 yang berlangsung di halaman Kantor Wilayah Kemenag Sultra, Kota Kendari, Sabtu (3/1/2026). Upacara itu diikuti oleh jajaran Kemenag, aparatur sipil negara (ASN), serta peserta dari berbagai unit kerja.
Dalam amanatnya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap peran madrasah dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) di Sultra.
“Untuk madrasah, saya memberikan bantuan pada Hari Amal Bakti ini sebesar Rp100 juta. Bantuan ini akan dibagi langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Mansur,” ujar Andi Sumangerukka.
Usai kegiatan, Gubernur Sultra menilai peringatan HAB ke-80 menjadi refleksi penting bagi Kemenag dalam menghadapi perubahan zaman, khususnya perkembangan teknologi yang makin cepat. Menurutnya, tantangan tersebut membutuhkan aparatur yang berpegang kuat pada nilai integritas.
“Hari ini saya menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Amal Bakti ke-80. Dengan kemajuan teknologi yang ada, ini bukan hambatan, tetapi tantangan yang harus dijawab dengan integritas pegawai Kementerian Agama,” kata Andi Sumangerukka saat diwawancarai awak media.
Ia juga menyinggung perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang menuntut kecermatan dalam menyikapi arus informasi. Dalam kondisi tersebut, peran Kemenag dinilai krusial sebagai penjaga nilai moral dan rujukan keagamaan di tengah masyarakat.
“AI adalah kemajuan teknologi. Kadang-kadang kita tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah. Di situlah integritas menjadi landasan utama, dan itu yang harus terus dijaga oleh Kementerian Agama,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sultra, Mansur, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Gubernur Sultra kepada madrasah. Ia menilai bantuan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas peran Kemenag dalam mendukung pembangunan daerah.
“Bantuan Rp100 juta dari Pak Gubernur ini kami maknai sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja-kerja Kemenag dalam mendukung program pembangunan yang aman, sejahtera, dan religius,” ujar Mansur.
Mansur menjelaskan, dana tersebut akan disalurkan kepada madrasah-madrasah berprestasi di Sultra, baik di bidang akademik, olahraga, maupun capaian nonakademik lainnya, sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan keagamaan di daerah.





