Momen saat Bos Travel Umrah Kendari Dijemput Polisi Usai Menikah di Angata, Konsel
Konawe Selatan – Momen Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Kendari menjemput bos travel umrah PT Travelina Indonesia cabang Kendari berinisial AK (28) atas dugaan penelantaran jemaah. AK dijemput usai menjalani pernikahan di Desa Sandey, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Minggu (15/2/2026) malam.
Berdasarkan dari video beredar, Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari, Ipda Ariel Mogens Ginting bersama beberapa anggota kepolisian menemui AK dan pihak keluarga dari istrinya. Ariel kemudian membeberkan maksud dan tujuan kedatangan mereka ke rumah keluarga istri AK.
Ariel mengatakan, AK tidak dijemput untuk diamankan ke kantor polisi, namun ke kantor travel miliknya untuk melihat dokumen-dokumen pendukung usai adanya keluhan penelantaran jemaah umrah.
“Semua proses administrasinya kan masuk ke Kota Kendari, makanya dari Polresta Kendari yang menindaklanjuti,” ujar Ariel saat memberikan pemahaman kepada AK dan keluarga istrinya.
Dia mengungkapkan, saat ini pihak kepolisian menerapakan asas praduga tak bersalah dalam peristiwa tersebut. Sehingga, pihaknya akan melakukan klarifikasi kepada AK dan pihak-pihak terkait.
“Karena pihak travel kemungkinan sudah sulit melakukan klarifikasi karena banyak komplainan. Kalau dari kami, supaya clear dan tidak ada lagi orang yang datang ke rumah, kita sama-sama ke kantor, kita dudukan dan gelar kembali dan jelaskan satu per satu,” bebernya.
Setelah itu, AK kooperatif dan ikut bersama pihak kepolisian. AK lalu dibawa ke Polsek Angata sebelum bertolak ke Kendari bersama pihak kepolisian.
Seperti diberitakan sebelumnya, penjemputan AK dilakukan terkait dugaan penelantaran 29 jemaah umrah yang tiba di Kota Madinah, pada Sabtu (14/2) malam.
Ariel menyebut, AK dibawa ke Mapolresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih melakukan pendalaman sebelum menentukan status hukum yang bersangkutan.
“AK kita amankan karena banyak sekali yang mencari. Kami ke kantornya ada sekitar lima mobil yang mengikuti. Saat ini proses pendalaman, dalam waktu dekat akan ditentukan statusnya,” kata Ariel saat dikonfirmasi awak media, Senin (16/2) pagi.
Bos Travel Umrah Kendari Dijemput Polisi Usai Menikah, Diduga Terseret Kasus Penelantaran 29 Jemaah
