Ngobrol di Podcast Tuah Kreasi, Ini yang akan Dilakukan Arie Kriting Bila Berkesempatan Pimpin Buton

Baubau – Komedian asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Arie Kriting baru-baru ini mengemukakan sejumlah gagasannya apabila suatu saat nanti bisa menjadi salah-satu pemimpin di Kepulauan Buton.
Hal tersebut dia sampaikan pada sebuah video podcast di akun YouTube bernama Tuah Kreasi bersama dengan sejumlah komedian lainnya seperti Mamat Alkatiri, Abdur Arsyad, dan Pras Teguh. Konten tersebut diunggah, Senin (12/6/2023).
Pada konten berdurasi 1 jam 13 menit tersebut, Arie mengatakan apabila nantinya Kepulauan Buton sudah menjadi provinsi sendiri, dirinya bercita-cita ingin menjadi wakil gubernur pada pemilihan kepala daerah yang ke-3.
“Saya mau jadi wakil saja, kalau wakil saya percaya diri,” kata Arie dengan nada bercanda kepada Mamat, Abdur dan Pras.
Meski hal tersebut diiringi nada candaan bersama dengan 3 komedian lainnya, Arie terlihat serius ketika mengemukakan beberapa hal terkait kemajuan Pulau Buton.
Menurutnya yang menjadi potensi Indonesia Timur terkhusus Pulau Buton adalah bidang pariwisata dan budaya, hal tersebut termasuk pantai, laut hingga situs-situs sejarah.
“Yang ingin saya lakukan adalah integrasi antara pariwisata dengan industri kreatif,” tambahnya.
Hal ini menurutnya dapat tercapai dengan cara mengembangkan kedua sektor tersebut dengan membuat keterhubungan antara satu dengan yang lain agar menciptakan sebuah program yang bisa memajukan daerah.
“Karena apa? Dua sektor ini merupakan sumber daya yang kami miliki untuk nantinya bisa dijual (ke khalayak),” jelasnya.
Ari menuturkan hal-hal yang kadang dilewatkan oleh banyak orang adalah ada potensi yang diketahui pada daerah itu tetapi tidak tahu bagaimana cara marketing-nya.
“Jadi menurutku itu semua harus terintegrasi dan memang harus ada marketing yang jelas untuk bagaimana menjual komponen-komponen pariwisata dan sumber daya yang kita punya ini supaya bisa dikenal oleh masyarakat luas,” imbuhnya.
Meskipun promosi pariwisata itu menurutnya sudah mulai dilakukan tetapi harus terus dilakukan optimalisasi supaya hasil yang didapatkan bisa maksimal.
“Apalagi kalau kita sudah menjadi provinsi yang utuh yakni, Kepulauan Buton, bisa jadi hal tersebut lebih optimal. Karena kalau kita masih ada satu dengan Sulawesi Tenggara (Sultra), maka prioritas pariwisatanya kami ini kemungkinan akan terus dikesampingkan,” lanjutnya.
Untuk itu, Arie melihat Kepulauan Buton sudah harus mekar menjadi provinsi sendiri agar mereka bisa membuat potensi pariwisata ini bisa menjadi prioritas utama.
Apabila dua promosi wisata dan ekonomi kreatif yang dicanangkan ini sudah jalan, dirinya yakin masyarakat Buton akan mampu sejahtera di bidang-bidang lainnya seperti pendidikan dan kesehatan.
“Kalau misalnya, kita sudah bisa jual pariwisatanya, lalu industri kreatifnya maju juga, jadi masyarakat punya daya beli, sehingga dia bisa beli kesehatan, pendidikan, dan gizi yang cukup untuk kebutuhannya dia,” pungkas Arie.





