Nilai Ekspor Sultra Mei 2025 Turun 8,73 Persen

Kendari – Nilai ekspor Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Mei 2025 tercatat sebesar US$307,43 juta atau turun 8,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai US$336,84 juta.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, Andi Kurniawan dalam rilis resmi menjelaskan, penurunan itu sejalan dengan menurunnya volume ekspor Sultra pada bulan yang sama.
Pada Mei 2024 lalu, volume ekspor Sultra sebanyak 234,46 ton. Sedangkan Mei 2025 sebanyak 233,59 ton atau mengalami penurunan sebesar 0,37 persen.
Meski total ekspor menurun, ekspor langsung Sultra ke negara tujuan justru mengalami kenaikan tipis sebesar US$301,77 juta atau naik 0,08 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 senilai US$301,54 juta.
Volume ekspor langsung juga naik sebesar 4,23 persen dari 221,67 ribu ton menjadi 231,05 ribu ton.
“Penurunan ekspor terutama terjadi pada komoditas besi dan baja, yang menjadi penyumbang utama ekspor Sultra selama ini,” ujar Andi, Selasa (1/7/2025).
Nilai ekspor besi dan baja per Mei 2025 tercatat turun US$34,09 juta atau 10,20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara kumulatif, ekspor Sultra sepanjang Januari – Mei 2025 masih didominasi oleh komoditas besi dan baja dengan nilai US$1.492,62 juta, diikuti nikel sebesar US$19,01 juta dan ikan-udang sebesar US$16,37 juta.
Lima negara tujuan utama ekspor Sultra pada periode tersebut adalah Tiongkok, Korea Selatan, India, Amerika Serikat, dan Belanda. Total kontribusi kelima negara ini mencapai 99,43 persen dari total ekspor Sultra pada Mei 2025.
Meskipun masih menjadi mitra dagang terbesar, ekspor ke Tiongkok turun sebesar US$9,82 juta atau 3,16 persen, terutama pada komoditas besi dan baja.
Dilihat dari sektornya, ekspor Sultra pada Januari – Mei 2025 didominasi sektor industri pengolahan dengan nilai US$1.533 juta atau 99,59 persen dari total ekspor. Di sisi lain, sektor pertanian yang hanya berkontribusi 0,36 persen, justru mengalami lonjakan signifikan sebesar 282,47 persen pada Mei 2025 dibandingkan Mei 2024.





