Nilai Ekspor Sultra Naik 4,22 Persen pada Juni 2025, Didominasi Besi dan Baja
Kendari – Nilai ekspor Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Juni 2025 tercatat sebesar US$317,08 juta. Angka ini naik 4,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$304,24 juta.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, Andi Kurniawan, mengatakan kenaikan nilai ekspor ini sejalan dengan peningkatan volume ekspor pada Juni 2025 yang mencapai 235,02 ribu ton, naik 8,03 persen dibandingkan Juni 2024 yang tercatat 217,55 ribu ton.
“Peningkatan ekspor terjadi terutama pada komoditas besi dan baja yang naik sebesar US$12,28 juta atau 4,09 persen. Nilai ekspor komoditas ini naik dari US$300,39 juta pada Juni 2024 menjadi US$312,67 juta pada Juni 2025,” jelas Andi dalam rilis resminya, Jumat (1/8/2025).
Secara kumulatif, ekspor Sultra sepanjang Januari hingga Juni 2025 masih didominasi oleh sektor industri pengolahan dengan nilai mencapai US$1.849,68 juta, atau 99,64 persen dari total ekspor. Namun, capaian itu turun 6,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$1.971,89 juta.
Negara tujuan utama ekspor Sultra selama semester pertama 2025 masih didominasi Tiongkok, dengan nilai ekspor mencapai US$1.726,98 juta atau 93,03 persen dari total ekspor.
