Ojek Perahu Khawatir Kehilangan Pekerjaan karena Jembatan Teluk Kendari Diresmikan
Kendari – Jembatan Bahteramas atau lebih dikenal dengan sebutan Jembatan Teluk Kendari sudah diresmikan sejak 2 Oktober lalu. Sejak hari pertama digunakan, masyarakat sangat antusias berkunjung ke sana. Bahkan hingga hari ini pun masih begitu.
Bagaimana tidak, jembatan sepanjang 1,3 kilometer yang digunakan sebagai penghubung antara Kota Lama dan Lapulu ini disebut-sebut sebagai jembatan terpanjang ketiga Republik Indonesia. Jika dipikir-pikir, siapa yang mau ketinggalan? Nah, dari sisi kegunaannya juga sebetulnya sangat memudahkan warga agar tidak memutar jauh dan ini sudah tidak diragukan lagi.
Namun, jauh sebelum dicanangkannya ikon baru Sultra tersebut, ternyata ada sejumlah transportasi laut yang digunakan warga untuk menyeberang, yakni ojek perahu. Kendaraan ini adalah alternatif utama untuk sampai ke tujuan.
Semenjak jembatan ini digunakan, pengguna Papalimbang pun berkurang, atau mungkin akan tidak terlihat lagi mendatangi dermaga. Inilah sisi lainnya, penjaja ojek perahu yang cemas sekaligus gusar karena pendapatannya berkurang.
Mengamati situasi sebelum difungsikan, Jurnalis Kendariinfo telah merangkum kekhawatiran para penjaja ojek perahu yang mengharapkan pengertian dari pemerintah setempat dalam video singkat.
Jika tidak dengan Papalimbang yang sudah mendarah daging sejak puluhan tahun silam, gulung tikar terpaksa dilakukan dan beralih menjadi nelayan. Tentunya, mereka juga berharap lirikan pemerintah.
Reporter: Faiz
