Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Operasi Malam Tim Kalong Raimas Polda Sultra, 3 Remaja Ditangkap Bawa 26 Plastik Sinte

0
0
Tim Kalong Raimas Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menangkap tiga remaja yang kedapatan membawa 26 plastik sinte dengan total berat mencapai 15,54 gram. Foto: Istimewa.

Kendari – Tim Kalong Raimas Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan ketegasan dalam menjaga keamanan Kota Kendari dari peredaran narkotika jenis sinte.

Dalam operasi malam yang digelar dua hari berturut-turut, petugas berhasil menangkap tiga remaja yang kedapatan membawa 26 plastik sinte dengan total berat mencapai 15,54 gram.

Operasi tersebut dipimpin oleh Danton Dalmas 3 Kompi 2 Ditsamapta Polda Sultra, Ipda Krisna Jalu Ramanda, bersama Ipda Muhammad Fiqrih, Ipda Argya Firman, dan Ipda Zahra Maulidia Abri. Tim Kalong melaksanakan patroli cipta kondisi dengan menyisir sejumlah titik rawan kejahatan di wilayah Kota Kendari.

Penangkapan pertama terjadi Jumat (24/10) sekitar pukul 20.48 Wita di kawasan Jembatan Teluk Kendari, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli. Saat berpatroli, tim menemukan sekelompok remaja dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, salah satu dari mereka kedapatan membawa 12 plastik sinte seberat 5,12 gram.

Dari hasil interogasi di tempat, remaja tersebut mengaku mendapatkan barang itu dari seseorang di kawasan Balai Kota Kendari. Seluruh remaja kemudian diamankan dan dibawa ke Polresta Kendari untuk diserahkan kepada Satresnarkoba guna penyelidikan lebih lanjut.

Tak berselang lama, penangkapan kedua terjadi pada Sabtu (25/10) sekitar pukul 01.15 Wita di Jalan Balai Kota 2, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia. Tim Kalong bergerak setelah menerima laporan warga yang melihat transaksi mencurigakan. Saat tiba di lokasi, petugas menemukan dua remaja lain yang sedang melakukan jual beli sinte.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan 14 plastik sinte seberat 10,42 gram dan uang tunai Rp650 ribu hasil penjualan 13 paket sinte sebelumnya. Kedua terduga pelaku langsung digiring ke Polresta Kendari bersama barang bukti.

“Patroli ini bagian dari kegiatan cipta kondisi untuk menjaga keamanan dan mencegah peredaran narkoba di kalangan remaja,” ujar Krisna.

Ia menegaskan bahwa Tim Kalong akan terus meningkatkan patroli malam di kawasan rawan peredaran narkoba. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan. Sinergi dengan masyarakat sangat penting agar kota ini tetap aman,” bebernya.

Kini ketiga remaja bersama barang bukti telah diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut. Operasi malam Tim Kalong menjadi bukti komitmen polisi menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: