Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Pegawai Asuransi di Kendari Buka Suara Usai Dilabrak dan Dituding Pelakor

Pegawai Asuransi di Kendari Buka Suara Usai Dilabrak dan Dituding Pelakor
Wanita berinisial I diamankan sekuriti usai melabrak karyawan kantor asuransi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial TY. Foto: Istimewa. (4/4/2024).

Kendari – Pegawai salah satu asuransi di Jalan Panjaitan, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial TY buka suara usai dirinya dilabrak seorang wanita berinisial I (39) hingga dituding sebagai perebut laki-laki orang (pelakor).

TY menerangkan, tudingan pelakor yang dilontarkan I tidak benar. Sebab, dirinya dipinang dan dinikahi oleh pria berinisial H sejak tahun 2019 lalu secara baik-baik. Bahkan mereka telah dikarunia seorang anak.

“Saya dan H menikah secara agama, disaksikan oleh keluarga besar kami saat itu,” katanya, Jumat (5/4/2024).

Sementara itu, pria berinisial H menerangkan bahwa dirinya mengaku kesal dengan kalimat-kalimat yang dilontarkan I dalam video yang beredar. Pasalnya saat meminang TY dan memilih menjadikannya sebagai istri kedua, pernikahan mereka telah diketahui I.

“Waktu kita menikah, dia (inisial I) tahu semua. Tidak mungkin dia tidak tahu. Saya juga sudah sampaikan ke dia waktu itu,” tegasnya.

Pria tersebut juga blak-blakan terkait alasan dirinya menjadikan TY sebagai istri kedua dan memilih pisah dengan I.

Kata H, ia dan I menikah pada tahun 2006 lalu dan telah dikarunia tiga orang anak. Saat membangun bahtera rumah tangga bersama I, konflik keduanya kerap terjadi.

Ia mengaku, I tidak menghargai dirinya dan keluarganya. Bahkan, I dinilai sebagai orang yang arogan dan mengatur setiap gerak-gerik H. Jika tidak mengikuti kemauannya, I mengamuk tanpa mengenal waktu dan tempat. Tidak hanya dalam rumah, di khalayak umum pun dirinya kerap kali dipermalukan.

Baca Juga:  UHO Kendari Terus Kebut Peningkatan Akreditasi Universitas Jadi Unggul

“Makanya harga diri saya sebagai suami tidak ada. Di rumah saja kalau dia mengamuk, sembarang dia buat. Pernah di luar, saya sama teman-teman, dia tarik-tarik saya dan bicara sembarang, tapi saya bersabar terus,” tambahnya.

H telah berupaya memperbaiki hubungan rumah tangganya bersama I. Harapannya, sang istri bisa berubah dari kebiasaan buruknya. Tetapi, upaya itu tidak berhasil sebab tak ada perubahan sama sekali. Dirinya pun memilih mengakhiri rumah tangga bersama I dan mencari wanita lain.

“Makanya saya pilih pisah dan menikahi TY. Saya tidak bisa paksakan hatiku walaupun sudah sering saya coba, semua tetap sama,” ujarnya.

Setelah menikah dengan TY, I makin arogan. Bahkan, TY pernah dilempar botol oleh I yang menyebabkan kepalanya luka berlumur darah.

“Pernah dilempar dulu sama istri pertamaku. Luka di kepalanya, tapi dia (TY) tidak memperpanjang masalah itu dan memilih memberikan maaf. Makanya masalah itu diselesaikan secara kekeluargaan,” kata H.

Seiring berjalannya waktu, rumah tangga yang dibina oleh H dan TY ternyata kerap kali mendapat teror dari I. Padahal, ia sudah mengeluarkan talak pada istri pertamanya dan akan mengurus semua perceraian di Kantor Pengadilan Agama Kolaka. Ironisnya, H mengaku kaget sebab TY dilabrak di tempat kerja oleh I. Bahkan TY disebut-sebut pelakor.

“Jangan disebut pelakor, saya ini mengurus perceraian dengan dia (I). Saya menikahi TY ini baik-baik, saya yang meminangnya dan menjadikannya sebagai istri kedua,” tuturnya.

Baca Juga:  IJTI Sultra Kecam Polresta Kendari Paksa 2 Jurnalis Jadi Saksi Kasus Polisi Lecehkan Istri Orang

Meskipun telah bercerai nantinya, ia memastikan tetap menjadi ayah bagi anak-anaknya. Semua kebutuhan anak-anaknya dari I akan dipenuhi.

Hanya saja, H mengaku kesal dengan aksi labrak yang dilakukan oleh I. Pasalnya, insiden itu terjadi saat TY sedang bekerja di kantornya.

Diduga Pelakor, Pegawai Asuransi di Kendari Dilabrak Istri Sah

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten