Pegawai PT OSS Konawe Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun, Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan
Catatan Redaksi: Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan mental atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan atau dukungan psikologis terdekat. Bantuan tersedia, dan Anda tidak sendiri.
Konawe – Seorang pegawai PT Obsidian Stainless Steel (OSS) berinisial JP (32) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah kebun milik warga di Desa Paku, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Rabu (11/6/2025) malam.
Kapolsek Bondoala, Iptu Muh Heder Payapo menuturkan, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melintas sekira pukul 22.00 Wita. Sebelum ditemukan, korban telah lebih dulu dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.
“Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pohon. Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Heder, Kamis (12/6).
Dari hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan luka akibat penganiayaan, hanya terdapat bekas jeratan di leher. Dugaan sementara adalah bunuh diri,” jelasnya.
Sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban sempat mengungkapkan niatnya untuk mengakhiri hidup kepada salah satu kerabatnya. Polisi menduga hal itu berkaitan dengan masalah pribadi yang tengah dihadapi korban.
Petugas medis dari Puskesmas Kecamatan Morosi yang memeriksa jenazah menyatakan tidak ditemukan luka lain selain bekas jeratan tali. Kondisi jenazah sudah mulai membengkak, namun belum menunjukkan tanda-tanda pembusukan.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
“Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian,” bebernya.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus menghimpun keterangan saksi dan menyusun laporan resmi guna memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan insiden itu.
