Pekerja Proyek KNMP Binaan KKP di Konawe Protes Gaji Belum Dibayar
Konawe – Pekerja proyek pagar Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan protes dengan memasang baliho berisi tuntutan pembayaran gaji, Rabu (18/3/2026). Meski pekerjaan telah selesai sejak Desember 2025, sejumlah pekerja mengaku belum menerima upah hingga Maret 2026.
Pekerja juga mendatangi lokasi proyek untuk menagih hak yang belum dipenuhi. Pekerja berinisial R mengungkapkan sejak proyek pembangunan pagar dinyatakan selesai, mereka hanya menerima janji tanpa kejelasan pembayaran dari pihak kontraktor.
“Sejak selesai pada Desember 2025, kami terus dijanji. Sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar R kepada Kendariinfo.
Ia menjelaskan, dirinya bersama beberapa rekannya bertugas mengerjakan bagian pagar. Pekerjaan saat itu dilakukan secara cepat, karena direncanakan diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Namun, setelah pekerjaan rampung, upah yang dijanjikan belum juga dibayarkan sepenuhnya.
“Sebagian sudah dibayar, tetapi saya yang bekerja di bagian pagar sebagai buruh, sampai hari ini belum menerima pembayaran. Tidak ada kejelasan dari kontraktor. Kami hanya terus diberi janji,” keluhnya.
Menanggapi keluhan pekerja, Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand, mengaku terkejut dan baru mengetahui adanya persoalan itu. Ia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti informasi tersebut.
“Saya tidak mengetahui jika masih ada pekerja yang belum dibayar. Gaji mereka dari perusahaan mana yang belum dibayarkan? Ini akan saya teruskan ke PPK Kementerian Kelautan,” ujarnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KNMP, Mukhtar, mengeklaim bahwa ia tidak mengetahui persoalan gaji, sebab itu adalah ranah kontraktor yang menangani.
“Benar, cuma masalah penyelesaian sama pekerja saya tidak mengetahuinya. Penyedia kontraktor serta subkontraktor (yang tanggung jawab),” tuturnya.
KNMP Desa Sorue sendiri merupakan program binaan Direktorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan nilai anggaran Rp22 miliar. Anggaran digunakan membangun berbagai infrastruktur penunjang sektor perikanan, termasuk fasilitas cold storage untuk penyimpanan hasil tangkapan nelayan.
Program itu juga dikembangkan di sejumlah wilayah di Indonesia. Di Sultra, terdapat enam lokasi pembangunan KNMP, yakni di Kabupaten Konawe, Kolaka, Bombana, Buton Utara, dan Buton Selatan.
