Pelajar di Kendari Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Siswa Lain
Kendari – Seorang pelajar SMKN 2 Kendari berinisial AM (15) diduga menjadi korban penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (4/2/2026). Insiden itu dilaporkan ke Polresta Kendari di hari yang sama.
Laporan diajukan oleh kakak korban berinisial SR. Menurutnya, kejadian bermula saat korban bersama sejumlah temannya melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 16.00 Wita, sepulang dari sekolah dengan mengendarai sepeda motor.
Saat berada di Tobuuha, mereka berpapasan dengan sekelompok pelajar yang diduga merupakan siswa salah satu SMKN di Kota Kendari.
“Awalnya adik saya berboncengan sepulang dari sekolah. Saat di jalan, mereka berpapasan dengan sekelompok anak sekolah lain, lalu tiba-tiba terjadi pemukulan,” ujar SR, Jumat (6/2).
Ia menjelaskan, dalam peristiwa tersebut sekitar sembilan orang diduga terlibat melakukan tindakan kekerasan terhadap korban. Salah satu orang disebut memukul korban menggunakan ikat pinggang yang pada bagian ujungnya terdapat besi hingga mengenai bagian belakang kepala korban.
“Salah satu dari mereka memukul adik saya pakai ikat pinggang yang ada besinya sampai mengenai kepala bagian belakang,” katanya.
Setelah kejadian itu, korban dibawa ka Puskesmas Puuwatu dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Kendari agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut laporan tersebut. Meski demikian, kasus ini masih dalam tahap pengaduan dan menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.
