Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Pelajar di Kendari yang Dikeroyok Siswa Lain Alami Kepala Bocor hingga 8 Jahitan

0
0
Potret luka robekan yang dialami pelajar inisial AM (15) akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok siswa di Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (4/2/2026).

Kendari – Pelajar SMKN 2 Kendari berinisial AM (15) yang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok siswa lain di Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami luka di kepala bagian belakang dan membutuhkan delapan jahitan.

Insiden itu terjadi saat AM bersama sejumlah temannya tengah dalam perjalanan pulang seusai sekolah, Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Di tengah perjalanan itu, sekelompok siswa dari sekolah lain tiba-tiba mengadang AM lalu melakukan pengeroyokan.

Salah seorang dari sekelompok siswa yang saat itu melakukan penyerangan terhadap AM, menggunakan ikat pinggang yang ujungnya terdapat besi pada Rabu (4/2).

Ikat pinggang tersebut disabet ke arah AM dan mengenai bagian belakang kepalanya sehingga menimbulkan luka robekan yang cukup luas. Akibatnya, ia harus dilarikan ke Puskesmas Puuwatu untuk mendapatkan penanganan medis.

“Delapan jahitan,” ungkap RS, kakak AM saat dikonfirmasi Kendariinfo, Sabtu (7/2).

RS mengungkapkan, adiknya itu sebelumnya sama sekali tak memiliki masalah dengan siswa lain. Bahkan, ia mengaku tak mengenal satu pun dari para terduga pelaku tersebut.

“Tidak baku kenal,” kata dia.

Imbas dari insiden itu, ia pun segera melaporkan aksi pengeroyokan yang dilakukan terhadap adiknya itu ke Polresta Kendari di hari yang sama.

Sementara itu, pihak sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sultra, Aris Badara telah melakukan kunjungan terhadap AM usai insiden tersebut, Sabtu (7/2).

“Iya,” singkatnya saat dikonfirmasi Kendariinfo pada Sabtu malam.

Pelajar di Kendari Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Siswa Lain

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: