Pelajar SMA di Baubau Dianiaya Teman Sekolah hingga Wajah Memar

Baubau – Seorang pelajar inisial MRF (16) di salah satu SMA di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga dianiaya oleh teman sekolahnya pada Selasa (6/6/2023) sore. Akibatnya, korban mengalami memar di bagian wajah dan harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami muntah-muntah.
Kakak korban bernama Melly menuturkan, adiknya mendapatkan penganiayaan tersebut bermula saat pelaku yang berinisial RH (16) diduga tak terima mendengar korban membunyikan motornya dengan cara digas.
“Kejadiannya itu kemarin dia starter motornya pakai tangan tapi tidak bisa bunyi. Memang itu motornya kadang-kadang tidak mau bunyi. Jadi dia pakai starter kaki,” ungkap Melly dihubungi Kendariinfo, Rabu (7/6/2023).

Saat dibunyikan menggunakan starter kaki, Melly mengungkapkan adiknya memang kerap berusaha memancing mesin motor agar kembali normal dengan cara digas. Namun diduga RH tersinggung, lalu mendatangi adiknya dan melakukan penganiayaan.
Ia mengatakan bahwa RH diduga memukul adiknya pada bagian kepala hingga helm yang dipakai pecah. Korban mengalami memar di bagian atas dan bawah mata. Sampai saat ini, mata korban terlihat membiru akibat penganiayaan itu.
“Dia pukul, matanya bengkak tadi memarnya sudah jadi biru. Dia sempat DM (Direct Massage) saya itu anak (terduga pelaku RH) dia bilang hanya bercandaji katanya (menganiaya korban), tapi begitu bercandanya,” ujarnya.
Keluarga yang tidak terima atas kejadian yang menimpa korban, lalu melaporkan terduga pelaku ke polisi. Melly mengungkapkan, keluarga tak terima adiknya mendapat perlakuan seperti itu.
“Iya, sudah dilaporkan langsung tadi malam di Polsek Murhum. Sudah diberi surat rujukan visum tadi malam, dan mungkin baru keluar hasil visumnya tadi,” ungkapnya.
Sementara itu, Plh. Kapolsek Murhum, Ipda Amrin membenarkan adanya laporan terkait peristiwa dugaan penganiayaan itu. Saat ini pihaknya sudah menerima laporan dari keluarga korban.
“Sementara diterima laporannya,” katanya.





