Pelaku Pencurian Obat Bius di RSUD Kendari dan Bahteramas Diduga Sama
Kendari – Kasus pencurian obat bius jenis Fentanyl, golongan narkotika yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari dan RSUD Bahteramas dalam penyelidikan kepolisian. Pelaku diduga orang yang sama
Direktur RSUD Kota Kendari, Sukirman mengatakan, pelaku adalah seorang pria. Dalam melancarkan aksinya, pelaku ternyata terekam CCTV.
“Iya, terekam CCTV. Di CCTV itu kelihatan dia masuk di ruangan ini, ruang itu. Di situlah dia masuk, dia cungkil dari luar, padahal sudah ketat kita tutup, apalagi ada dua pintunya,” ujarnya, Rabu (9/4/2025).
Meski begitu, Sukirman enggan memperlihatkan rekaman CCTV yang dimaksud. Hanya saja, ia mengaku bahwa pelaku pencurian di RSUD Kota Kendari memiliki kemiripan dengan orang yang beraksi di RSUD Bahteramas.
“Mirip ciri-cirinya. Diduga orang itulah yang beraksi juga di Bahteramas. Jadi, ada dua lokasi, di RSUD Kota Kendari dan Bahteramas,” katanya.
Saat ini, insiden pencurian obat-obatan itu telah dilaporkan ke Polresta Kendari. Pihaknya juga telah memberikan sanksi kepada pihak ketiga, dalam hal ini perusahaan yang menaungi para sekuriti di RSUD Kota Kendari.
Sebelumnya, aksi pencurian obat-obatan di RSUD Kota Kendari terungkap pada Senin (7/4). Namun, kapan terjadi dan siapa pelakunya belum diketahui pasti. Dalam insiden pencurian itu ada 440 ampul obat bius Fentanyl, golongan narkotika yang hilang digasak maling.
Sementara di RSUD Bahteramas, pencurian terungkap pada Kamis (3/4). Di lokasi ini, sebanyak 1.460 ampul obat bius Fentanyl merek Fentanex, golongan narkotika juga hilang digasak maling.
